INILAH.COM, Jakarta - Gayus Halomoan Tambunan hanya seorang Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Pajak. Usianya masih 30 tahun dengan kekayaan diduga mencapai miliaran. Susno Duadji mengungkap, ada dugaan penggelapan pajak Rp 25 M, yang di dalamnya melibatkan nama Gayus.
Secara resmi, Gayus hanya pegawai negeri sipil golongan III-A di Direktorat Keberatan dan Banding Dirjen Pajak.. Gaji pokoknya sekitar Rp 1,2 - 1,5 juta. Ditambah tunjangan ini-itu, harusnya Gayus membawa uang per bulan tak lebih dari Rp 3 juta.
Tapi, di rekening Gayus, pernah ada uang sebesar Rp 25 Miliar. Itu terungkap dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat dilakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penggelapan pajak oleh PT Megah Jaya Citra Garmindo, sebuah perusahaan garmen milik Mr Soon asal Korea yang berlokasi di daerah Sukabumi, Jawa Barat.
Dari penelusuran INILAH.COM, belum diketahui secara pasti dimana Gayus Tambunan tinggal. Informasi yang diperoleh adalah rumah orangtua Gayus Tambunan. Yaitu, di Jalan Warakas 1 Gang 23 RT 011/RW 008, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Saat rumah itu didatangi, tak ada siapa-siapa. Kata para tetangga, rumah itu sudah lama kosong. Rumah itu nampak kontras dibanding rumah lain di kawasan padat penduduk itu. Selain warna putih cat yang pudar dan kusam, atap plafonnya juga sudah ambrol.
Dari keterangan tetangga, sudah empat hari ini rumah itu sepi ditinggal penghuninya. Joko Susilo, seorang hansip yang berjaga di sekitar lingkungan itu mengatakan, yang terakhir tinggal di rumah itu adalah ayah Gayus yang bernama Amir Syarifuddin Tambunan.
Saat ini, Amir tidak tinggal di situ. Amir tinggal bersama istri mudanya di Depok. Sementara ibu kandung Gayus sendiri sudah lama meninggal dunia, sekitar tahun 1998.
Meski tidak berpenghuni, kata Joko, rekening listrik di rumah itu telah dibayar hingga bulan Maret ini. "Terakhir kali saya ketemu waktu bayar listrik itu," kata Joko yang mengaku tidak tahu alamat keluarga Gayus di Depok.
Joko mengatakan, di gang sempit itulah Gayus Tambunan lahir dan tumbuh. Sejak kecil, Gayus dikenal sebagai anak yang cerdas dan supel.
Keluarga Gayus tidak terlalu kaya. Tapi, mereka biasa berhubungan baik dengan tetangga. Terutama Gayus, dia biasa bergaul dengan tetangga di sekitar rumahnya. Meski, Gayus sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktu untuk sekolah dan belajar.
Setamat SMU, Gayus yang memang dikenal cerdas, melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Sampai hari ini, di depan rumah Gayus masih ada stiker bertuliskan "Program Diploma Pajak STAN Jakarta."[bersambung/ims]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Gayus, PNS Pajak Berharta Miliaran"
Post a Comment