Pimpinan PKS Temui Gubernur Sumut biasa arisan politik

Metrotvnews.com, Medan: Sejumlah pimpinan Partai Keadilan Sejahtera yang terdiri atas unsur Dewan Syariah Pusat, Dewan Pengutus Pusat, dan Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), bertemu Gubernur Sumatra Utara Syamsul Arifin di Medan, kemarin. Mereka hendak mengklarifikasi status tersangka Syamsul.

Usai pertemuan, Presiden PKS Luthfi Hassan Ishaq mengatakan, PKS menawarkan bantuan advokasi hukum kepada Syamsul. Sebagai mitra koalisi, PKS berharap Syamsul bisa secepatnya menuntaskan musibah yang sedang dihadapinya. PKS juga menjamin akan terus menemaninya.

"Kami akan selalu bersama-sama dengan beliau sampai akhir masa jabatannya sebagai Gubernur Sumut," tegas Lutfi.

Syamsul terketuk dengan perhatian besar PKS. Dia sangat berterima kasih. Syamsul pun berharap bisa terus bersama PKS menata masyarakat Sumut hingga akhir masa jabatannya.(MI/ICH)

3.042 Siswa Sumsel tidak Lulus UN

3.042 Siswa Sumsel tidak Lulus UN
Sosbud / Minggu, 25 April 2010 11:17 WIB

Metrotvnews.com, Palembang: Target Panitia Pelaksana Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/MA 2010 untuk lulus 100 persen meleset. Soalnya, dari 76.508 peserta UN SMA sederajat se-Sumatra Selatan (Sumsel), sekitar 3,08 persennya atau 3.042 orang di antaranya gagal dan harus mengulang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Widodo mengatakan, hasil UN provinsi Sumsel telah dikirimkan pihak Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) dan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), Jumat pekan ini.

"Dari hasil perankingan yang telah dikeluarkan pihak BNSP dan Puspendik, sebanyak 3.042 orang peserta UN Sumsel dinyatakan gagal dan harus mengulang," ungkap Widodo saat menggelar konferensi pers di Palembang, Ahad (25/4).

Widodo menambahkan, para peserta yang dinyatakan tidak lulus tersebut akan mengikuti UN ulang pada 10-14 Mei mendatang. Lokasi pelaksanaan UN ulang tersebut akan dilaksanakan di ibu kota kabupaten dan kota tempat sekolah peserta tersebut berada.

Teknis pelaksanaan UN ulang tersebut sama seperti pelaksanaan UN utama beberapa waktu lalu. "Yang berbeda adalah soal buat para peserta. Kalau pada pelaksanaan UN ulang nanti mereka juga tidak mencapai standard 5,5 untuk tiap mata uji UN, berarti mereka memang tidak lulus," tukasnya.(MI/ICH)

Gerakan Anti-Jupe Terus Menggelinding kaya bola liga champion

Metrotvnews.com, Pacitan: Gerakan anti-Jupe (panggilan akrab artis Julia Perez) terus menggelinding. Sejumlah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pacitan, kemarin, menggelar aksi simpatik di depan Dedung DPRD setempat.

"Seorang calon bupati maupun wakil bupati tak boleh cacat moral dan sosial. Mereka harus jujur, santun, sederhana, dan berwibawa. Kami memberikan wawasan ini untuk masyarakat agar tak salah pilih," teriak Nurrodhi, koordinator aksi, dalam orasinya.

Aktivis HMI mengajukan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi calon bupati maupun wakil bupati, di antaranya harus mengenal baik karakteristik masyarakat Pacitan. Sang calon pun harus memiliki rekam jejak baik.

"Tidak hanya dalam kehidupan bermasyarakat, tapi juga punya kapabilitas dalam mengelola birokrasi pemerintahan," jelas Nurridhi.

Ketua Pengurus Daerah Aisyiah Cabang Pacitan, Indrayati, pun menuntut calon bupati maupun wakil bupati Pacitan musti putra daerah. "Seseorang calon pemimpin tidak cukup Islam saja, tapi juga harus memiliki kapasitas moral atau akhlak baik. Baik dalam hal berpenampilan, berbicara, maupun dalam bergaul," kata dia.

Sebelumnya jaringan perempuan di daerah itu juga melakukan aksi penolakan dan mendukung pernyataan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi: Para pezina tak boleh mencalonkan diri sebagai kepala dan wakil kepala daerah. (Ant/ICH)

Jupe Menemui Sepupu SBY minta restu ya!!!

Metrotvnews.com, Pacitan: Julia Perez menemui calon pasangannya, Nur Cahyono, di Pacitan, Jawa Timur, Ahad (25/4). Nur adalah sepupu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bakal maju sebagai calon bupati Pacitan.

Jupe--demikian artis "panas" Ibu Kota itu biasa disapa--sempat makan bareng bersama Nur di Rumah Makan Jaten. Ikut menemani mereka tim koalisi delapan partai.

Usai santap bersama, pemilik nama asli Yulia Rachmawati dan Nur menegaskan, bulat maju dalam pemilihan cabup Pacitan. Keduanya bertekad menjadikan Pacitan lebih baik dari sekarang.

Nur mengaku, sangat serius menjadi bakal calon bupati dengan menggandeng Jupe sebagai calon wakilnya. Sementara Jupe sendiri, usai makan bersama, langsung cabut ke Jakarta lewat Yogyakarta.(ICH/Ferry Aquarius)

Pemuda Pengangguran Jual Gadis agar bisa Rebonding biar mirip artis

Metrotvnews.com, Klaten: Tersangka MD (21), warga Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, nekat menjadi makelar penjualan seorang anak perempuan berumur 15 tahun hanya untuk merebonding rambutnya.

Pemuda pengangguran tersebut mengaku, ia terpaksa menjual WEP, warga Kecamatan Delanggu, kepada empat lelaki hidung belang karena tidak memiliki uang untuk merubah penampilannya. Ia mengaku mendapat imbalan Rp 125 ribu sebagai uang jasa dari keempat tamunya tersebut.

Selain menangkap MD, Polres Klaten juga mengamankan keempat lelaki hidung belang karena kasus penjualan manusia. Kini, mereka harus meringkuk di Tahanan Markas Polres Klaten. (Eka Wibawa/**)

Ibu Menjual Anak Kandung Rp 900 Ribu murah banget kaya kue

Metrotvnews.com, Jambi: Tega benar Lusi Ana Nur. Ibu rumah tangga di Kota Jambi, ini menjual anak kandungnya yang baru berusia 10 hari seharga Rp 900 ribu kepada seseorang.

Adalah sang suami, Pri Julianto, yang mengungkap ulah Lusi. Pri, kepada polisi, mengatakan istrinya raib usai melahirkan anak pertama. Belakangan Lusi diketahui tinggal di rumah kakaknya.

Pri mengetahui anaknya sudah dijual setelah bertemu kakak iparnya. Sang kakak ipar mengatakan, Lusi sudah menjual anaknya kepada orang lain tanpa sepengetahuan keluarga.

Saat diperiksa, Lusi tak mengelak. Dia mengatakan, menjual anaknya Rp 900 ribu. Pembayarannya dilakukan dua kali, pertama Rp 500 ribu dan pembayaran kedua Rp 400 ribu.

Lusi kini diancam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia dan UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3-15 tahun penjara dan denda Rp 120juta hingga Rp 160 juta. (Ant/ICH)

Situasi PT Dry Dork Terkendali tapi bukan karena satpol pp

Metrotvnews.com, Jakarta: Kerusuhan di PT Dry Dork, perusahaan galangan kapal terbesar di Batam, Kepulauan Riau, sudah diredam. Ribuan karyawan yang semula mengamuk sudah bisa menahan diri.

"Alhamdulillah para buruh sudah bisa disadarkan. Pekerja dari Bangladesh dan India sudah kita evakuasi. Intinya kita selamatkan dulu," kata Wakil Kepala Kopolisian Daerah Kepri Komisaris Besar Polisi Bambang B.S. lewat sambungan telepon kepada Metro TV, Kamis (22/4) siang.

Bambang menambahkan, kebakaran di lokasi kejadian juga sudah bisa dikendalikan. Pendek kata, menurut Bambang, keadaan sudah terkuasi. "Insya Allah dalam waktu dekat aktivitas perusahaan berjalan normal," ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, kerusuhan di PT Dry Dork dipicu perselisihan sesama buruh. Pekerja lokal tersinggung setelah diejek seorang manajer asal India. "Aksi bersifat spontan," terang Bambang.

Boleh jadi kerusuhan bersifat spontan, namun kemarahan buruh lokal berdampak dahsyat. Selain membakar gedung ribuan buruh merusak dan membakar puluhan mobil yang diparkir di dalam perusahan.(ICH)

Ribuan Buruh Rusuh, Puluhan Mobil Dibakar mirip kasus mbah priuk aja

Metrotvnews.com, Batam: Unjuk rasa ribuan buruh PT Dry Dork, sebuah perusahaan galangan kapal terbesar di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (22/4), berakhir rusuh. Puluhan mobil milik perusahaan dibakar dan beberapa gedung utama dihancurkan. Aksi ribuan buruh ini dipicu salah seorang buruh asal India yang mengejek buruh pribumi. Tidak terima diejek ribuan buruh langsung berbuat anarkis di dalam perusahaan.

Selain membakar gedung ribuan buruh juga merusak dan membakar puluhan mobil yang diparkir di dalam perusahan. Para buruh juga melakukan sweeping terhadap pekerja asal India. Akibat kerusuhan, perusahaan merugi hingga miliaran rupiah.(RIZ)

KPK Kembali Dilemahkan dengan Dibukanya Kasus Bibit-Chandra


Jakarta, (tvOne)

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/4), mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka percobaan suap, Anggodo Widjojo, atas penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SKPP) kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah.

Sebagai konsekuensi dari putusan yang dijatuhkan Hakim Nugroho Setiadji tersebut, kasus dugaan suap Bibit dan Chandra harus dilimpahkan ke pengadilan. Indonesia Corruption Watch (ICW) mengecam putusan ini sebagai bentuk lain dari upaya melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seperti diketahui, Bibit dan Chandra adalah dua pimpinan di lembaga antikorupsi itu. "Kondisi ini membuat kami khawatir. Negara ini mau memberantas korupsi atau mau memberantas KPK," kata Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho saat dihubungi, Selasa (20/4).

Sejak awal pengusutan, Emerson menilai, kasus Bibit-Chandra sudah penuh manipulasi. "Kami khawatir dibukanya kembali kasus Bibit-Chandra ini terkait dengan sejumlah kasus besar yang sedang diselidiki KPK," kata dia.

Emerson mendaftar satu persatu kasus yang menurut ICW cukup signifikan. Mulai dari kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dimenangi Miranda Swaray Goeltom, kasus dugaan suap hakim tinggi di pengadilan tata usaha negara, serta kasus dana talangan Bank Century.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto menyatakan, harapannya agar Kejaksaan mengajukan banding atas putusan prapengadilan itu. Untuk kesekian kalinya, Bibit kembali menegaskan bahwa kasus yang menimpanya itu merupakan rekayasa belaka. "Itu jelas kelihatan pada Sidang MK (Mahkamah Konstitusi) tanggal 3 November 2009," ujarnya. "Siapa yg merekayasa, cukup jelas." (Vivanews)

Susno Duaji Raih Penghargaan Whistle Blower bukan grammy award apalagi piala citra

Jakarta, (tvOne)

Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji menerima penghargaan Whistle Blower Award. Penghargaan ini diberikan oleh Komunitas Pengusaha Anti Suap (Kupas).

Susno menerima penghargaan ini di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, sesaat setelah diperiksa Mabes Polri, Rabu (21/4). Susno yang mengenakan batik hitam lengan pendek itu terlihat meneteskan air mata dan menciumi piala yang terbuat dari kristal transparan itu. "Bismillah, ini jadi awal Indonesia bersih," kata Susno yang terlihat meneteskan air mata saat menerima sertifikat dan piala itu.

Susno mengaku tidak pernah memperkirakan mendapatkan penghargaan seperti ini. "Saya sulit mengungkapkan ini, tidak pernah. Ini tidak ternilai. Ternyata saya tidak sendiri, rakyat ada di belakang Susno," ujarnya.

Susno berharap piala ini dapat menjadi awal perjuangan bagi perjuangan membersihkan korupsi dari Indonesia. "Kita ingin semua merdeka, negara kita masih terjajah korupsi, rekayasa, ketidakadilan, fitnah," kata Susno. (VIVAnews)

Heboh Cirus Punya Rumah Mewah bukan hanya gayus dan syahril johan dan artis beken

Medan, (tvOne)

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Tengah Cirus Sinaga, SH diduga memiliki sebuah rumah mewah di Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota.
Berdasarkan investigasi di Medan, rumah mewah yang disebutkan milik Cirus Sinaga itu berada berdekatan dengan Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI).

Salah seorang warga Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I yang mengaku bernama Boru Manurung mengakui rumah tersebut milik Cirus Sinaga, yang juga mantan Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam. "Hampir semua orang di sekitar sini tahu itu rumah Cirus Sinaga," kata Boru Manurung, Minggu (18/4).

Namun, kata dia, warga di sekitar Jalan Busi itu jarang melihat Cirus Sinaga berada di rumah tersebut karena hanya ditempati keluarganya. "Dia jarang kelihatan di situ," katanya.

Penarik becak yang berada di persimpangan Jalan Busi yang mengaku bernama Sirad juga mengakui rumah mewah tersebut milik Cirus Sinaga. "Di sekitar sini, rumah pak Sinaga itu yang paling mewah," kata Sirad.

Ia mengatakan, warga yang berada di Jalan Busi Kelurahan Sitirejo I sangat mengetahui rumah mewah tersebut karena dinilai paling besar dibandingkan dengan rumah-rumah lain.

KPK Siap Hadapi Kriminalisasi lagi


Jakarta, (tvOne)
Isu kriminalisasi atau pelemahan kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhembus seiring keputusan pengadilan yang menyatakan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Bibit Samad Rianto-Chandra M Hamzah tidak sah. Bagaimana KPK menanggapi hal ini? "Ada suasana kebatinan kami seperti tahun 2009, waktu kasus ini pertama kali muncul," kata juru bicara KPK Johan Budi SP, Kamis (22/4).

Namun, kata dia, ada yang berbeda kali ini. "Sekarang lebih siap maju terus meski nanti pimpinan KPK tersisa dua, misalnya," kata Johan. Dua pimpinan KPK, Bibit-Chandra, dituding menerima suap pada 2009 lalu dari Anggodo Widjojo. Kasus ini mencuatkan dugaan pelemahan kinerja KPK.

Atas desakan publik yang kuat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian mengeluarkan delapan butir rekomendasi. Salah satunya penyelesaian kasus ini di luar jalur pengadilan. Kejaksaan kemudian merespons dengan menerbitkan SKPP pada Desember 2009.

Namun, pada 19 April 2010, PN Jaksel memutuskan memenangkan praperadilan Anggodo Widjojo atas penghentian kasus Bbibit-Chandra. Penghentian kasus pimpinan KPK ini dianggap melanggar aturan. Dasar perhentian adalah faktor sosiologis. Hakim menilai faktor ini tidak ada dalam sistem hukum Indonesia.

Terkait putusan hakim ini, Johan menambahkan Bibit-Chandra telah memberikan penguatan kepada internal KPK. "Sudah ada konsolidasi internal untuk kemungkinan terburuk," kata dia.

Di KPK, kata Johan, sistemlah yang bekerja, bukan orang per orang. "Masih ada tim, direktur penyelidikan, penyidikan, penuntutan. Jadi pimpinan hanya mendengarkan saat ekspose," sambungnya. (VIVAnews)

Demonstran-Tentara Siap Tempur


KETEGANGAN di Bangkok menunjukkan tensi yang meningkat. Para demonstran Kaus Merah mulai melengkapi diri dengan aneka persenjataan. Pasukan keamanan pun meningkatkan intensitas penjagaan di sejumlah titik perkotaan dengan persenjataan lengkap.

Sebelumnya, para demonstran berencana menguatkan konsentrasi mereka di sejumlah kawasan bisnis, perhotelan, dan perbelanjaan pada Selasa (20/4). Itu dilakukan dalam rangka ''peperangan'' untuk menggoyang pemerintahan yang mereka sebut tidak punya legitimasi.

Dikutip Associated Press, pemimpin demonstran, Nattawut Saikua, mengatakan bahwa Kaus Merah bahkan membatalkan demonstrasi yang seharusnya berlangsung kemarin (20/4). Sebagai gantinya, kelompok yang menginginkan Perdana Menteri Abisit Vejjajiva mempercepat pemilu tersebut menajamkan ratusan bambu, membuat barikade kawat berduri, dan mempersiapkan pecahan-pecahan paving stone.

Kaus Merah telah menguasai distrik Tony Rajprasong sekitar satu bulan. Mereka juga telah berkemah di sekitar jalan utama. Luas perkemahan itu mencapai beberapa blok. Di area tersebut, selain dibatasi kawat berduri, diberlakukan pengaturan lampu lalu lintas untuk memilah orang-orang yang bisa keluar-masuk. (c6/dos)

Seluruh Negara Eropa Mulai Operasikan Bandaranya, Kecuali Inggris


LONDON - Mulai Senin petang lalu (19/4), sejumlah pesawat kembali menghiasi langit Eropa. Itu setelah pertemuan darurat 27 menteri perhubungan negara Uni Eropa (UE) resmi mencabut larangan terbang. Tapi, hingga kemarin (20/4), bandara-bandara Inggris masih tutup karena abu vulkanik Gunung Eyjafjallajoekull mengarah ke sana.

"Mulai besok pagi (kemarin), akan semakin banyak pesawat yang kembali beroperasi," kata Komisi Perhubungan UE Siim Kallas Senin petang lalu, seperti dikutip Agence France-Presse. Bahkan, beberapa saat setelah keputusan itu dibacakan, beberapa pesawat langsung beroperasi. Di antaranya, maskapai Jerman Lufthansa dan maskapai Belanda KLM. Bandara Internasional John F. Kennedy di New York pun langsung mengaktifkan kembali seluruh rute penerbangan Eropa.

Kecuali Inggris, hampir seluruh negara Eropa yang bandar udaranya tutup sejak Kamis lalu (15/4), kemarin telah resmi mengoperasikan kembali bandaranya. Salah satunya Bandara Internasional Charles de Gaulle yang mulai kemarin pagi kembali beroperasi. Secara bertahap, bandara yang terletak di Paris itu akan mengoperasikan seluruh penerbangan seperti pada hari biasa.

Sementara itu, Jerman yang sudah mulai menerbangkan Lufthansa baru membuka kembali bandara utamanya pada tengah hari kemarin. Beberapa pesawat bahkan harus terbang dengan izin khusus. Menyusul Prancis dan Jerman, sedikitnya tujuh negara juga membuka kembali bandara utamanya. Yakni, Swedia, Kroasia, Hungaria, Republik Ceko, Rumania, Bulgaria, dan Swedia.

Eurocontrol memprediksi, aktivitas penerbangan Eropa baru kembali normal pada Kamis besok (22/4). Sebab, hingga kemarin, Inggris masih belum membuka satu pun bandaranya. "Letusan gunung api di Islandia menguat. Semburan abu vulkanik yang baru diperkirakan terbang ke selatan dan timur, ke arah Inggris," terang Badan Pengatur Lalu Lintas Udara Nasional (NATS) dalam pernyataan tertulis.

Berdasar imbauan NATS, seluruh penerbangan rute panjang yang melintasi Inggris juga belum diaktifkan kembali. Skotlandia dan Irlandia yang kemarin membuka kembali bandaranya juga hanya mengoperasikan rute pendek. "Baru penerbangan domestik yang benar-benar aktif. Sejauh ini baru terjadwal satu penerbangan internasional ke Islandia. Ironis," terang Steven Boyle, petugas bagian informasi Bandara Glasgow, Skotlandia.

Namun, kembali aktifnya penerbangan Eropa itu direaksi dingin oleh militer dan sejumlah pakar penerbangan Amerika Serikat (AS). Paul Fischbeck, mantan pilot militer Negeri Paman Sam, mengatakan bahwa abu vulkanik tersebut terlalu berbahaya bagi mesin pesawat. Buktinya, mesin salah satu jet tempur F-16 NATO yang sempat kena semburan abu vulkanik itu menjadi rusak.

Saat diperiksa, di dalam mesin pesawat tersebut terdapat serpihan kaca yang mengeras. Konon, abu vulkanik yang mengandung pasir dan partikel lembut menyerupai kaca tersebut cepat berubah menjadi kristal saat terkena hawa superdingin mesin jet. Kaca yang mengkristal itu lantas menghambat kinerja mesin pesawat dan berpotensi membuat mesin pesawat mati.

"Sejauh ini, memang belum ada fakta soal risiko terbang di udara yang tercampur abu vulkanik tersebut. Kami baru melakukan asumsi berdasar informasi yang masuk," ujar David Ropeik, pengajar teori persepsi risiko di Harvard University, seperti dikutip Associated Press. Ketidakpastian itu, kata Fischbeck, justru sudah menjadi hambatan. Karena itu, dia mengimbau para calon penumpang ekstra hati-hati. (hep/c3/dos)

Gugatan Praperadilan SKPP Bibit-Chandra Dimenangkan Anggodo

JAKARTA - Perkara yang melibatkan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Riyanto dan Chandra Marta Hamzah, terancam kembali berlanjut di pengadilan. Itu terjadi menyusul putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kemarin bahwa surat ketetapan penghentian penuntutan (SKPP) dalam kasus dugaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang tidak sah.

Putusan itu mengabulkan permohonan pemohon praperadilan, Anggodo Widjojo. Dalam gugatan itu, pihak termohon adalah Kejaksaan Agung (termohon I) dan Kepolisian RI (termohon II). Majelis hakim tunggal Nugraha Setiadji menyatakan, perbuatan termohon I mengeluarkan SKPP atas nama Bibit dan Chandra merupakan perbuatan melawan hukum.

Demikian juga termohon II yang tidak melakukan upaya hukum meski berkas perkara sudah dinyatakan lengkap (P-21). ''Menyatakan perbuatan termohon II yang tidak melakukan upaya hukum atas penerbitan SKPP merupakan perbuatan melawan hukum,'' kata Nugraha saat membacakan putusan kemarin (19/4).

Hakim berdalih menggunakan pertimbangan demi memenuhi asas persamaan di muka hukum (equa­lity before the law) serta demi memenuhi rasa keadilan masyarakat. Alasan penerbitan SKPP, salah satunya didasarkan pada alasan sosiologis, dinilai tidak tepat. Sebab, KUHAP tidak mengenal alasan tersebut. Menurut dia, seharusnya penerbitan SKPP meng­acu pada pasal 140 ayat (2) KUHAP. ''Memerintahkan termohon I melimpahkan berkas perkara ke pengadilan,'' katanya.

Putusan itu disambut gembira kubu Anggodo. Bonaran Situmeang, kuasa hukum Anggodo, menilai putusan tersebut menunjukkan hukum masih bisa ditegakkan. ''Ini bu­kan kemenangan Anggodo dan keluarganya, tapi kemenangan hukum di republik ini,'' katanya.

Jaksa Rhein Singal menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Namun, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy memberikan sinyal untuk menempuh upaya hukum (banding). ''Keputusannya belum final. Jaksa masih bisa banding.''

Malah Kapuspenkum Keja­gung Didiek Darmanto menegaskan, pihaknya akan mempertahankan SKPP yang diterbitkan Kejari Jaksel pada 1 Desember 2009. ''Kita kan sudah menyatakan SKPP, jadi harus ada upaya hukum,'' ujarnya.

Kejaksaan masih menunggu turunnya salinan putusan. Putusan akhir dalam gugatan itu berada di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. ''Apa pun putusan akhir, itu yang akan kita jalankan. Sekarang belum inkracht,'' kata Didiek.

Secara terpisah, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana mengatakan, Kejagung harus merespons pembatalan SKPP kasus Bibit-Chandra. ''Upaya banding menjadi salah satu pilihan yang terbuka diambil,'' kata Denny kemarin.

Denny adalah mantan sekretaris Tim Delapan. Tim itu dibentuk Presiden SBY dan terdiri atas delapan tokoh. Tugasnya menyelidiki penetapan tersangka Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Salah satu rekomendasi Tim Delapan adalah penerbitan SKPP.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Riyanto bersikukuh kasus dugaan suap yang menimpa dirinya maupun rekannya, Chandra Hamzah, hanya rekayasa. ''Terlihat pada sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pada 3 November 2009, siapa yang merekayasa cukup jelas,'' tegas Bibit saat dihubungi Jawa Pos kemarin. Karena itu, Bibit memilih pasif dalam menanggapi kemenangan Anggodo tersebut.

Terkait putusan PN Jakarta Selatan itu, kemarin pimpinan KPK mengadakan rapat. Namun, hingga tadi malam belum ada keputusan resmi seputar hasil rapat. ''Ya, benar. Kami mengadakan rapat pimpinan, tapi belum ada hasil resmi,'' ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Mochammad Jasin ketika dihubu­ngi. Dia hanya menyatakan, KPK akan segera berkoordinasi dengan tim pembela kasus Bibit-Chandra.

Salah seorang anggota tim pembela kasus Bibit-Chandra, Bambang Widjojanto, menuturkan bahwa pihaknya segera mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan. Namun, dia menengarai, putusan itu terkait dengan penyidikan kasus Anggodo yang sedang ditangani KPK. (fal/sof/bay/ken/c2/c7dwi)

Susno datang ke Mabes Polri

JAKARTA - Mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji memenuhi janjinya untuk datang dalam pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, kemarin (20/4). Namun, jenderal bintang tiga yang nonjob itu belum tuntas menjawab pertanyaan penyidik. Rencananya, pemeriksaan dilanjutkan hari ini (21/4).

Wakadiv Humas Mabes Polri Kombespol Zainuri Lubis menjelaskan, pemeriksaan pada hari pertama masih seputar penanganan atas kasus suap Gayus Halomoan Tambunan, mantan pegawai Ditjen Pajak.

''Ada sekitar 40 pertanyaan (yang diajukan penyidik), dua belum dijawab,'' katanya.

Dia tidak menjelaskan pasti alasan Susno tidak menjawab dua pertanyaan tersebut. ''Mungkin saja karena beliau kelelahan. Tetapi, itu nanti tetap ditanyakan lagi besok (hari ini, Red),'' ujarnya.

Zainuri menuturkan, pemeriksaan terhadap Susno belum sampai pada tahap konfrontasi dengan para tersangka.Dia memastikan, hingga pemeriksaan selesai, status Susno masih saksi. Susno didengar keterangannya karena menjabat Kabareskrim Mabes Polri saat kasus itu terjadi. ''Kalau ada perubahan (status) besok, itu dinamika. Mungkin-mungkin saja itu terjadi,'' ucap Zainuri.

Sumber Jawa Pos di kalangan tim penyidik menjelaskan, dua pertanyaan yang tidak dijawab Susno terkait dengan kasus arwana dan pengakuan Syahril Djohan. ''Beliau menganggap (pertanyaan) itu tidak termasuk substansi pemeriksaan karena keluar dari konteks kasus Gayus,'' katanya.

Perwira menengah tersebut mengatakan, pertanyaan itu penting karena tiga di antara delapan tersangka yang ditetapkan sebelumnya mencokot Susno dalam kasus (arwana) itu. Mereka adalah Syahril Djohan, Haposan Hutagalung (pengacara Gayus Tambunan saat kasus mafia pajak), dan Andi Kosasih. Bahkan, Andi Kosasih kemarin juga dihadirkan di Bareskrim.

Susno dituduh tiga orang tersebut meminta deal (negosiasi) uang perkara agar kasus ikan arwana tak dilanjutkan di Bareskrim. Saat deal terjadi, Susno baru dua bulan menjabat Kabareskrim se­telah menjadi Kapolda Jawa Barat. Selain pengakuan tiga orang itu, polisi sudah menda­patkan hasil pembicaraan mereka dengan Susno.

Sumber itu mengungkapkan, penyidik tak mau buru-buru menaikkan status tersangka kepada Susno Duadji terkait kasus ikan arwana. ''Kami menunggu perintah Kapolri dan izin dari Istana (presiden, Red),'' katanya.

Susno kemarin datang ke Mabes Polri dengan didampingi para pengacaranya. Dia berangkat dari rumah pribadi di Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, pukul 08.00 dan tiba pukul 09.25 dengan menggunakan mobil Jaguar hitam B 809 QW.

Turun dari mobil, Susno tidak langsung menuju gedung Bareskrim. Dia lebih dulu menuju Gedung Rupatama, tempat Kapolri dan Wakapolri berkantor sehari-hari. ''Beliau mau lapor dulu ke Wakapolri (Komjen Pol Jusuf Manggabarani, Red),'' kata salah seorang peng­acara Susno, Zul Armain.

Sekitar 15 menit kemudian, Susno baru diantar beberapa petugas Propam menuju gedung utama Bareskrim, sekitar 50 meter sebelah barat gedung Rupatama. Susno lalu menuju lantai empat. Dia keluar pukul 17.05 lewat pintu samping dekat gedung Puslabfor. Pintu itu tidak lazim digunakan untuk keluar masuk penyidik maupun terperiksa.

Berganti baju batik cokelat, Susno hanya mengumbar senyum saat ditanya wartawan. Bersama sepupunya, Husni Maderi, Susno meninggalkan Mabes Polri dengan mobil Honda New Accord hitam.

Salah seorang pengacara Susno, Ari Yusuf Amir, menuturkan, pemeriksaan berlangsung santai. ''Bapak sangat rileks dan menjawab dengan tenang,'' kata Ari. Ketika jeda pukul 13.30-14.30, Susno istirahat untuk salat dan makan siang. ''Tim sudah menyiapkan (makan siang), tetapi tim penyi­dik juga memfasilitasi,'' tutur kata Ari.

Susno diperiksa lima penyidik berpangkat komisaris besar (kombes) atau tiga level di bawah Susno. Ketua tim independen Irjen Pol Mathius Salempang sempat datang untuk membuka pemeriksaan, tapi tidak mendam­pingi hingga selesai. (rdl/c2/dwi)

pecahan meteor jatuh di amerika

Wisconsin, (tvOne)

Sebuah fragmen yang diduga merupakan pecahan sebuah meteor ditemukan di barat daya negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Sabtu (18/4). Para ilmuwan menduga batu tersebut merupakan bagian dari meteor yang melintas di langit wilayah Midwest pada Rabu (14/4) lalu.

Fragmen tersebut memiliki bobot 7,5 gram dan memiliki panjang sekitar 5 cm. Pecahan meteor terdiri dari mineral berwarna abu-abu, putih, dan kemerahan. Sementara sisi lainnya diselubungi kerak fusi yang berwarna gelap, yang terbentuk ketika meteor terbakar saat melintasi lapisan atmosfir.

Pakar meteor dari Geosciences Department, University of Wisconsin-Madison, Noriko Kita dan Takayuki Ushikubo, menganalisa pecahan meteor itu menggunakan mikrosokop dan spectrometer sinar-X.

Menurut situs universitas, para penelit mendapati komposisi permukaan mineral meteor itu terdiri atas kompon yang mengandung magnesium, besi, silica, termasuk mineral umum: olivine dan pyroxene.

Selain itu, ditemui pula logam besi-nikel dan besi sulfida, yang sering dijumpai di meteorit-meteorit primitif. Berdasarkan tes awal, meteor tersebut diperkirakan berasal dari sabuk asteroid berukuran luas antara Planet Mars dan Yupiter.

Fragmen meteor itu sendiri ditemukan pada Kamis pagi, oleh seorang petani di bagian barat Madison, bernama Valley. Ia mengaku menemukan pecahan meteor itu di atap gubuknya. Valley meminjamkan fragmen meteor itu kepada tim peneliti universitas untuk diteliti selama dua jam.

Sebelumya meteor tersebut melintasi langit wilayah Midwest, meliputi 12 negara bagian utara-tengah AS, termasuk Wisconsin, pada pukul 10 malam waktu setempat, Rabu lalu.

Pancaran sinar benda langit saat menumbuk atmosfer Bumi itu disaksikan oleh warga Wisconsin selatan dan Iowa utara hingga Missouri bagian tengah. Ledakannya sempat memicu panggilan 911 di sepanjang enam negara bagian di Amerika Serikat.

Menurut Space.com, pakar NASA memperkirakan ledakan itu setara dengan ledakan 20 ton bom TNT, sehingga memporakporandakan meteor induk yang diperkirakan berukuran sekitar 3,3 feet atau 1 meter. (VIVAnews)

Bola Api Meteor Yang Diduga Lyirid Akhirnya Nampak

Wisconsin, (tvOne)

Bola api raksasa yang diduga meteor jatuh melintas di langit Wisconsin, Amerika Serikat (AS). Meski belum diketahui lokasi jatuhnya, ledakan kosmik itu menimbulkan getaran di lokasi setempat.

Seperti diberitakan Associated Press, Jumat (16/4), pancaran cahaya yang amat benderang itu bisa disaksikan di tiga wilayah yakni Missouri, Illinois, dan Iowa.

Hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan akibat jatuhnya meteor itu. Gambar video itu terekam oleh Departemen Atmosfir dan Kelautan, Universitas Wisconsin (VIVAnews).

Agar Clara Bugil Pelaku Pura-pura Kesurupan

Bogor, (tvOne)

Joshua, pacar temannya DS alias Clara Adeline Supit (23 tahun), korban foto bugil di Facebook, pura-pura kesurupan agar korban mau difoto bugil. Keterangan Joshua ini berdasarkan pengakuannya kepada polisi.

Menurut Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kota Bogor, Ajun Komisaris Polisi, Irwansyah, Joshua punya keinginan untuk melihat foto perempuan telanjang. Kemudian dia meminta bantuan mantan pacarnya Misly untuk mencari perempuan yang mau difoto telanjang.

Misly kemudian meminta Clara agar mau difoto bugil dengan menjanjikan uang. "Jadi kesurupan hanya modusnya saja agar ia melihat cewek telanjang itu. Joshua berdalih agar sembuh dari kesurupan harus melihat foto telanjang," kata Irwansyah, Rabu (14/4).

Dikatakan Irwanyah, Misly menginginkan agara pacarnya itu sembuh dari kesurupannya. Myslih meminta bantuan kepada Clara untuk foto bugil menggunakan handphone Joshua.

Usai dipotret, foto Clara disimpan di handphone Joshua. Ternyata, Joshua dan Cristian melihat dan menyimpan di dalam laptop. Belakangan, Albert rekan Joshua, mengambil gambar bugil Clara itu. Albert kemudian mengupload gambar Clara di jejaring pertemenan Facebook.

Berdasarkan keterangan, Albert, penyebaran foto bugil Clara via internet dilakukan Albert atas persetujuan Cristian dan Joshua. Keduanya, akan dijadikan tersangka. ”Jadi, yang akan dijadikan tersangka akan berjumlah tiga orang,” jelasnya. (Vivanews)

heboh nanti malam Langit indonesia Akan Dihiasi Hujan Meteor Lyrid


Mulai nanti malam masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena alam hujan meteor Lyrid. Hujan meteor Lyrids akan turun hingga 26 April 2010. Hujan meteor itu juga bisa disaksikan dengan jelas oleh penduduk bumi di belahan utara.

“Hujan meteor turun dekat di rasi Lyra. Ekor komet thatcher berada di rasi Lyra,” ujar Kepala Observatorium Boscha Hakim Luthfi Malasan ketika dihubungi, Kamis (15/4). Menurutnya, hujan meteor dapat dilihat mulai pada jam 22.00 malam ini. Hujan meteor awalnya sedikit demi sedikit. Puncaknya diperkirakan pada 21 April 2010.

“Nanti malam mungkin meteor yang memasuki Bumi baru sedikit, hanya satu atau dua saja yang melintas. Kami perkirakan puncaknya tanggal 21 April nanti,” ucapnya. Ia menjelaskan meteor tersebut pernah melintas pada 1993 lalu. Masyarakat saat itu dapat melihat hujan meteor di arah timur laut mulai dari pukul 10 malam hingga pukul 3 pagi. .

“Jika dibandingkan dengan hujan meteor Leonid pada November lalu tidak terlalu besar,” ujarnya. Namun, karena cuaca Indonesia sudah memasuki musim kemarau, hujan meteor kali ini lebih dapat dilihat. Tidak tertutup mendung.

Sayangnya Observatorium Boscha tidak terbuka untuk masyarakat yang ingin mengamati langsung hujan meteor. Menurutnya untuk hujan meteor kali ini observatorium Boscha fokus untuk penelitian. ”Tidak ada kegiatan untuk umum karena fokus untuk penelitian saja,” ujarnya (VIVAnews).

heboh Pemain Perancis Pesta Seks dengan PSK

PARIS, KOMPAS.com — Tiga pemain tim nasional Perancis terlibat pesta seks yang melibatkan beberapa pekerja seks komersial atau PSK di sebuah kelab di Paris. Hingga kini pihak kepolisian belum merilis nama-nama pemain yang mengikuti pesta tersebut.

Dari hasil penelusuran Channel M6, ketiga pemain itu akan dipanggil pengadilan sebagai saksi. Ketiga pemain itu telah dihubungi pihak kepolisian dalam rangka memberi kesaksian mengenai peristiwa yang terjadi di kelab malam tersebut.

Kabar yang beredar, salah seorang pemain "Les Bleus" telah melakukan hubungan seksual dengan salah satu PSK yang masih di bawah umur. Perlu diketahui, hukum Perancis melarang seorang pria untuk melakukan hubungan seksual dengan wanita di bawah umur. Sanksi yang akan diberikan adalah hukuman penjara tiga tahun ditambah denda 45 ribu euro (sekitar Rp 550 juta).

Hal ini bisa menimbulkan masalah bagi persiapan Perancis menjelang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Dengan sisa 54 hari, Raymond Domenech dipastikan harus memutar otak jika ketiga pemain itu terbukti bersalah di pengadilan.

Satgas Curiga Gayus Beri Hakim Lebih dari Rp 50 Juta

TERUNGKAPNYA aliran dana Rp 50 juta dari Gayus ke hakim Muhtadi Asnun yang menyidangkan perkaranya mendapat apresiasi dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Namun, Satgas yang sejak awal concern dengan kasus Gayus, meminta semua pihak menunggu pemeriksaan tuntas. Sebab, ada dugaan jumlah yang diterima lebih dari Rp 50 juta.

"Saya belum yakin bahwa itu (Rp 50 juta) jumlah yang sebenarnya. Beri waktu untuk (selesaikan) pemeriksaan dulu," kata anggota Satgas Mas Achmad Santosa saat dihubungi Jawa Pos kemarin (17/4).

Menurut dia, pemeriksaan di KY masih akan berlanjut. Demikian juga penyidikan yang dilakukan tim independen Mabes Polri. "Tidak mungkin disembunyikan. Semua yang terlibat pasti terungkap," terang pria yang akrab disapa Ota itu.

Ota mengungkapkan, tim independen sudah memiliki komitmen untuk menuntaskan kasus tersebut. "Kapolri juga menyampaikan kepada Satgas tentang komitmennya," katanya.

Setelah aliran ke penyidik dan hakim terungkap, bagaimana dengan jaksa? Ota meminta publik tidak terburu-buru. Dia mengingatkan, pengungkapan harus disertai alat bukti yang kuat. "Tunggu saja beberapa hari. Jangan terlalu cepat dinilai, yang penting alat buktinya," urai mantan Plt pimpinan KPK itu.

Ota mengungkapkan, Jaksa Agung Hendarman Supandji memiliki komitmen yang sama dengan Kapolri. Yakni, dia akan menindak tegas anggotanya jika terlibat dalam skandal kasus Gayus tersebut. "Beliau (Jaksa Agung, Red) berkali-kali menyampaikan akan mengikhlaskan bila ada oknum jaksa yang terlibat dalam kasus ini. Tidak akan dilindungi," jelasnya.

Sejauh ini baru terungkap bahwa dana Gayus mengalir ke penyidik dan hakim. Misalnya, yang diterima Kompol Arafat berupa sebuah motor Harley Davidson, mobil Toyota Fortuner, dan rumah. Selain itu, ada AKP Sri Sumartini yang menerima Rp 100 juta.

Diduga kuat juga ada kucuran dana yang masuk ke kantong jaksa. Namun, hingga kini belum terungkap adanya bukti aliran dana itu. Meski sudah mencium adanya duit yang diterima jaksa, pihak Kejagung masih menunggu permintaan keterangan dari Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung, dan tim penyidik Polri, oleh tim pemeriksa jajaran pengawasan.

Selain itu, institusi penuntutan tersebut menunggu laporan resmi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) jika ada kucuran yang diterima via transfer. "Kami akan terbuka jika ada pihak kejaksaan yang perlu dimintai keterangan oleh tim Mabes Polri," kata Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto.

Dukung Pembuktian Terbalik

Dugaan keterlibatan sejumlah penegak hukum dalam perkara mafia pajak dengan tersangka Gayus Tambunan memunculkan desakan agar dilakukan pembuktian terbalik. Hal itu diperlukan terhadap harta yang dimiliki para penegak hukum.

Menanggapi hal tersebut, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Mas Achmad Santosa menyatakan bahwa pembuktian terbalik terkait dengan deklarasi aset. Mi­salnya, jika ada laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang jumlahnya tidak wajar atau melebihi pendapatan yang diterima. ''Itu wajib untuk diverifikasi, diselidiki,'' tegasnya kemarin.

Menurut dia, pemilik harta kekayaan harus bisa membuktikan bahwa aset yang dimiliki tersebut diperoleh dengan cara-cara yang sah dan tidak melanggar hukum. ''Kalau tidak bisa (membuktikan), negara dimungkinkan menyita aset tersebut,'' tutur Ota, sapaan akrab Mas Achmad Santosa.

Dia menilai pembuktian terbalik itu akan efektif karena dilakukan tanpa menunggu proses hukum terkait tindak pidana korupsi di pengadilan. ''Akan membutuhkan waktu lama untuk sampai pada putusan yang final dan mengikat,'' terangnya.

Saat ini, kata dia, perlu dilakukan penguatan KPK dalam mengelola LHKPN untuk mendukung pembuktian terbalik. KPK harus punya kewenangan untuk bisa menindaklanjuti LHKPN yang jumlahnya tak wajar. ''Untuk menerapkan pembuktian terbalik, perlu ada penyesuaian undang-undang,'' ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kalangan meminta dilakukan pembuktian terbalik terhadap para penegak hukum yang terkait perkara Gayus. Itu dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya aliran dana atau pemberian dari Gayus. ''Pembuktian terbalik harus dilakukan di lingkungan penegak hukum yang menangani,'' kata Firdaus Ilyas, koordinator Monitoring dan Analisis Data ICW. Dengan begitu, para penegak hukum yang terlibat akan mengungkapkan kekayaan yang dimiliki. (rdl/fal/c2/c5/dwi/kum)