GUE G TAU
Direktur Perlindungan WNI dan
Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Tatang Budie Utama Razak
mengatakan, peristiwa yang terjadi di Konsulat Jenderal RI Jeddah,
Minggu (9/6/2013) malam waktu setempat, berawal dari membeludaknya
jumlah tenaga kerja Indonesia yang mengurus dokumentasi. Kerusuhan ini adalah buntut dari insiden pada Sabtu (8/6/2013). Saat itu para pekerja perempuan Indonesia "menyerbu" Konsulat untuk mendapatkan dokumen perjalanan.
Menurut Tatang, KJRI telah melakukan pelayanan maksimal, yaitu 6.000 orang.
"Dari
1.000 orang, 2.000 orang, 6.000 orang, dan hari Minggu lebih dari
12.000 orang. KJRI melakukan pelayanan hingga pukul 03.00 pagi.
Kemampuan untuk pelayanan maksimal 6.000," kata Tatang, seperti dikutip
dari wawancara dengan Metro TV, Senin (10/6/2013) pagi.
Selanjutnya,
KJRI mengumumkan agar sisanya kembali keesokan harinya. "Ada yang
kecewa dan ada yang memprovokasi sehingga ada tindakan tidak terpuji dan
terkendali," ujarnya.
Tatang mengungkapkan, dalam situasi
tersebut, ada pekerja pria yang memprovokasi. Peristiwa ini
mengakibatkan satu orang perempuan TKI meninggal dunia.
"Terjadi
desak-desakan, ketika pintu dibuka, ada ibu usia 55 tahun terdesak dan
dehidrasi sehingga kritis dan meninggal dunia," kata dia.
Dengan
kejadian ini, setelah berbicara dengan aparat kepolisian, KJRI
disarankan tidak dibuka dan diumumkan bahwa pelayanan ditunda. "Massa
kemudian beringas, menyerang petugas keamanan yang jumlahnya hanya 30
orang. Ketika pintu ditutup, pintunya pintu besi, ada yang mencoba
masuk. Kami coba bertahan dan menghalang," papar Tatang.
Bagi teman-teman satu perjuangan dan satu nusa serta satu bangsa yang mungkin sekarang lagi kesusahan untuk mendapatkan tiket kereta api jangan berkecil hati. masih banyak jalan ke roma kata bung rhoma irama hehehehe.....
Saya juga merasakan apa yang pernah kalian semua rasakan ngantri tiket berjam-jam nunggu di stasiun pasar senen hanya untk satu tiket kereta ke surabaya, itupun belum tentu dapat!. kini telah hadir banyak kesempatan untuk kita mendapatkan tiket dengan cara mudah dan praktis lewat agen tiket seperti dibawah ini.
2. TIKETKAI.COM
Kini Anda tidak perlu lagi mengantre di stasiun untuk mendapatkan tiket kereta, Anda dapat melakukan reservasi tiket kereta ...
3. JASATIKET.COM
Menyediakan berbagai macam layanan penjualan tiket transportasi, baik darat, laut, maupun udara, yang kami jalankan secara offline maupun online.
4. TIKETKERETAAPI.NET
Saat ini Anda sudah bisa melakukan pengecekan harga tiket kereta online langsung dari rumah Anda. Yang dibutuhkan hanyalah koneksi internet baik melalui modem atau wifi
5. IKON-TRANSPORT.COM
Solusi Tiket Pesawat, Kereta Api Murah & Voucher Hotel Seluruh Indonesia
6. Melalui agen resmi PT.KAI seperti ALFAMART, INDOMART dll.
Sekian semoga bermanfaat..... dan jangan lupa berkomentar
7 video mesum dapat anda saksikan secara online hanya di kasih tau g ya?
Pelaku penembakan Tito Refra Kei diduga merupakan orang yang terlatih
dan profesional. Sebab, aksi penembakan yang dilakukan pelaku tidak
seperti pelaku pidana lain dan melakukannya dengan sangat rapi.
"Cara
pelaku menembakkan ke sasaran tidak seperti biasanya seorang pelaku
melakukan tindakan pidana. Artinya ini sangat rapi," kata Kasubdit
Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro
Jaya Ajun Komisaris Besar Helmi Santika, di Mapolda Metro Jaya, Selasa
(4/6/2013).
Helmi mengatakan, ada kemungkinan pelaku sudah
mengetahui bahwa Tito akan bermain kartu di warung kopi milik Ratim
(70), korban yang juga tewas ditembak pelaku, sebelum melancarkan
aksinya. Ia juga mengatakan, saksi dari rekan-rekan Tito yang ada di
lokasi kejadian juga tidak mengenali pelaku dan hanya melihat secara
samar-samar.
Setelah mengeksekusi Ratim dan Tito, pelaku diduga
melarikan diri melalui jalan jembatan kecil mengarah ke Perumahan
Harapan Jaya. Saat ini, pihaknya juga berupaya agar tidak ada aksi
berkelanjutan dari tewasnya Tito Kei.
"Kami berusaha untuk meredam
aksi balas dendam terkait penembakan ini, dan itu yang menjadi
kewaspadaan kami saat ini," ujar Helmi.
Sebelumnya, adik bungsu
John Kei itu ditembak orang tak dikenal ketika sedang bermain kartu
domino bersama tiga temannya, yakni Gerry, Han, dan Petrus, di warung
dekat kediamannya di Jalan Titian Indah Raya, Kalibaru, Medan Satria,
Bekasi, Jawa Barat.
Peluru juga menyasar pemilik warung, Ratim,
hingga tewas di lokasi kejadian. Tito merupakan anak bontot dari enam
bersaudara. Jenazah Tito kemudian dimakamkan di kampung halamannya di
Tual, Maluku Tenggara.
JAKARTA
- An alleged recipients of bribes information call beef import quotas,
Ahmad fathanah, it has spread money tens of billions of dollars to the
45 women. The money is suspected of money laundering fathanah haram way.
During
this time, the women are said to have received money from Ahmad
fathanah is Sefti Sanustika, his young wife, a senior artist Ayu Azhari,
sexy model Vitalia Sesya, Tri Kurnia Puspita, and Maharani. However, the information circulated among journalists uncover other women.
The data refer to the artist Kiki Amalia and Novia Ardhana also sprayed fathanah money. However, the data also helped erase the name Ayu Azhari and Vitalia Sesya from the list of recipients. The following information 45 girls 'lucky' is:
1. Dewi Kirana: Rp156 million via Bank BCA, 30 times, as of March 16 Oktober2005 2004-14. Rp 6, 75 million via Bank BCA, four times, per 9 February 2004-15 June 2005. Rp265 million through Bank Mandiri, eight times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
2. Yulia Puspitasari: Rp110 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
3. Evi Anggraini: Rp525 million through Bank Mandiri, three times, as of 1 January 2011-1 February 2013, PT Indah Adi Swakarya. And Rp600 million through Bank Mandiri, 12 times.
4. Ade Raechani: 6 million via Bank BCA, three times, per 16 March 2004-14 October 2005.
5. Amelia Oktrivina: Rp30 million via Bank BCA, one-time, per 16 March 2004-14 October 2005.
6. Andi Marniaty: Rp47, 5 million through Bank BCA, seven times, per 16 March 2004-14 October 2005.
7. Fatimah Samsi: Rp16, 5 million through Bank BCA, eight times, per 16 March 2004-14 October 2005.
8. Irena G Wiradiputri: Rp11, 7 million through Bank BCA, one-time, per 16 March 2004-14 October 2005.
9. Elly: Rp64, 5 million through Bank BCA, twice, by 16 March 2004-14 October 2005.
10. Mimi Mintarsih: Rp 7, 25 million via Bank BCA, as of March 16 2004-14 October 2005. Rp14, 875 million via Bank BCA, one-time, per 9 February 2004-15 June 2005.
11. Nurmala Sari Dewi: R1, 1 million through the Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
12. Hanny Surawati: Rp3, 5 million through Bank BCA, twice, by 16 March 2004-14 October 2005.
13. Kiki Rizki Amalia: Rp 7, 5 million through Bank BCA, twice, by 16 March 2004-14 October 2005.
14. Eveline A: Rp 4, 25 million via Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
15. Rina Remilya: Rp120 million via Bank BCA, nine times, 16 March 2004-14 October 2005.
16. Novia Ardhanariswa: Rp128, 5 million through Bank BCA, eight times, per 16 March 2004-14 October 2005.
17. Rika Setiati: 5 million via Bank BCA, two times, 16 March 2004-14 October 2005.
18. Siti
Asmala, Staff PT Winara Sabena, Appraiser Consultant: USD 496 million
via Bank BCA, 47 times, 16 March 2004-14 October 2005. And USD 28.5 million via Bank BCA, twice, by 9 February 2004-15 June 2005.
19. Soleha: Rp13, 7 million through Bank BCA, three times, 16 March 2004-14 October 2005.
20. Virdavid Chandra: Rp725 million via Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
21. Yuandi Tjandra: Rp9, 4 million through the Bank BCA, two times, 16 March 2004-14 October 2005.
22. Sukesi: Rp52 million through BCA, three times, 16 March 2004-14 October 2005.
23. Yulaikha S Bany: R 3.15 million via Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
24. Yulia Rivani Joseph: Rp10 million via Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
25. Mandy Ermanto: 500 million through (data error), one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
26. Shela Aprilliana: Rp3 million via Bank BCA, one-time, 16 March 2004-14 October 2005.
27. Amel
Fadly, entrepreneur, CV Fund, allegedly sister fathanah, Rp1, 271
billion through Bank Mandiri, twice, as of 1 January 2011-1 February
2013.
28. Vivi Rosita Polandi: 100 million through Bank Mandiri, twice, as of 1 January 2011-1 February 2013. 50 million through Bank Mandiri, twice, as of 1 January 2011-1 February 2013.
29. Amalia Malik: Rp372 million through Bank Mandiri, eight times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
30. Devani daughter Kusumasari: Rp150 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
31. Fitri: Rp90 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
32. Dian Cendayani: 50 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
33. Etti Sukaeti: Rp45 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
34. Linda Silviana, professional / doctors in hospitals Sabang, Ahmad Zaky MCC cadres wife, one time, Rp 1.025 billion.
35. Goddess Akmalia: Rp150 million through Bank Mandiri, three times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
36. Maryano: Rp24, 9 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
37. Ruliana Rebecca: Rp46 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
38. Sefti Sanustika: Rp269 million through Bank Mandiri, nine times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
39. Spiritual Heroine: 50 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
40. Kurnia Tri Rahayu: Rp35 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
41. Surtini Gulyanti, Rp17 million through Bank Mandiri, six times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
42. Yulia Puspitasari R Sose: Rp170 million through Bank Mandiri, four times, as of 1 January 2011-1 February 2013.
43. Elsya
Adiyanti daughter, 20 years old, self-employed: Self overbooking 2
billion through Bank Mandiri, twice, as of 1 January 2011-1 February
2013.
44. Erna Komalaningrum: Rp25 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February 2013.
45. Erna: Rp53 million through Bank Mandiri, one time, as of 1 January 2011-1 February
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP PDI Perjuangan
(PDI-P) Maruarar Sirait mengaku tidak pernah khawatir kadernya, Joko
Widodo, akan pindah ke partai lain. Hal itu diungkapkan Maruarar
menanggapi isu kemungkinan Jokowi ikut konvensi calon presiden di Partai
Demokrat.
"Jokowi kader PDI Perjuangan yang ideologis dan loyal.
Dia tahu apa yang akan dia lakukan," kata politisi PDI Perjuangan yang
akrab disapa Ara tersebut kepada Kompas.com, Kamis (30/5/2013). "Dia
kader yang matang dan dia punya karakter loyal, bukan oportunis,"
tegasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati
Ali Assegaf menyatakan bahwa Partai Demokrat akan melaksanakan konvensi
untuk menjaring calon presiden dan wakil presiden. Dalam konvensi
tersebut, tidak tertutup kemungkinan juga mengundang Gubernur DKI
Jakarta itu untuk maju.
"Bisa juga, kenapa enggak? Mungkin saja,
kita membuka komunikasi dengan semua," kata Nurhayati, saat ditanya
rencana untuk mengundang Joko Widodo dan berkoalisi dengan PDI-P, di
Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/5/2013).
Pendaftaran peserta
konvensi calon presiden akan dimulai pada Agustus 2013 mendatang. Saat
ini, beberapa persiapan tengah dimatangkan. Pada Juni 2013, Partai
Demokrat akan memulai tahapan dengan mengatur mekanisme peserta
konvensi. Komite konvensi dan panitia seleksi akan dibentuk sebelum
Agustus 2013. Saat ini, tim seleksi tengah dibentuk dan akan diumumkan
pada Juni 2013.
Baik calon internal maupun eksternal diperkenankan
mendaftar sebagai kandidat capres. Partai Demokrat akan menetapkan
kriteria tertentu untuk menjaring setidaknya 15 calon. Setelah itu, akan
ada tahapan kampanye ke daerah-daerah dan dilanjutkan dengan survei.
INILAH TANGGAPAN DEMOKRAT
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menilai sosok Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo sebagai kader yang taat pada partainya, PDI
Perjuangan. Oleh karena itu, menurutnya, tak mungkin jika Joko Widodo
maju sebagai calon presiden melalui bursa konvensi Partai Demokrat.
"Jokowi (Joko Widodo) orang yang taat sama partainya. Coba dengar statement-nya selalu bilang 'Semua terserah Bu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan)'. Apa mau Bu Mega ngasih dia ke kami? Enggak mungkinlah," kata Sutan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (28/5/2013).
Ketua
Komisi VII DPR ini menegaskan, Demokrat juga enggan melakukan lobi
politik kepada Jokowi untuk ikut konvesi calon presiden. Menurutnya,
melobi mantan Wali Kota Surakarta untuk maju sebagai capres melalui
konvensi Demokrat merupakan hal yang sia-sia.
"Capek aku lobi yang enggak mungkin. Yang pasti-pasti saja, masih banyak yang lain," ujarnya.
Sebelumnya,
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan,
Demokrat membuka pintu untuk Jokowi. Ia menilai, selain memiliki
elektabilitas tinggi, Jokowi juga memiliki penampilan yang mendukung
untuk menjadi capres.
Sementara itu, di beberapa kesempatan,
Jokowi selalu mengatakan tak ingin maju sebagai capres di 2014 karena
ingin fokus membenahi Ibu Kota. Partai Demokrat memutuskan melakukan
konvensi untuk menjaring kandidat calon presiden.
Saat ini, tim
seleksi tengah dibentuk dan akan diumumkan pada Juni 2013. Baik calon
internal maupun eksternal diperkenankan mendaftar sebagai kandidat
capres. Partai Demokrat akan menetapkan kriteria tertentu untuk
menjaring setidaknya 15 calon. Setelah itu, akan ada tahapan kampanye ke
daerah-daerah dan dilanjutkan dengan survei.
GERINDRA IKUT JUGA
Partai Gerindra melirik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai kandidat kuat Presiden RI. Ini karena dalam berbagai survei, Jokowi selalu memperoleh elektabilitas yang tinggi. Belum lagi ada dukungan riil dari sejumlah kalangan agar Jokowi maju menjadi calon presiden.
Namun Gerindra
menilai itu semua belum cukup. Politisi PDIP itu masih harus membuktikan
kinerjanya sebagai Gubernur DKI sampai akhir masa kepemimpinannya. Oleh
sebab itu Gerindra berpendapat Jokowi tak pas jika dimajukan dalam Pemilihan Presiden 2014.
“Kalau Jokowi
bisa mempertahankan kinerjanya sebagai Gubernur DKI sampai 4 tahun ke
depan seperti sekarang ini, tidak ada keraguan bagi rakyat untuk
memilihnya menjadi Presiden RI,” kata anggota Dewan Pembina Partai
Gerindra, Martin Hutabarat, Senin 20 Mei 2013.
Keberhasilan Jokowi
menjadi presiden, ujar Martin, sangat ditentukan oleh ketepatan waktu
mencalonkan mantan Wali Kota Solo itu sebagai presiden. Jika Jokowi dicalonkan pada waktu yang tak pas atau terlalu awal, maka ia memprediksi hal itu justru akan merugikan Jokowi karena Jokowi belum bisa menorehkan bukti nyata atas kinerjanya di DKI Jakarta.
“Memimpin
Indonesia tidak sesederhana memimpin Jakarta. Indonesia sangat besar,
sangat luas, dan sangat majemuk. Diperlukan kepemimpinan yang kuat, arif
dan tegas,” kata Martin. Maka Gerindra berpandangan, paling tepat Jokowi menggunakan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI sebaik-baiknya untuk menunjukkan bukti nyata atas kepemimpinannya.
“Sesudah Jokowi berhasil memimpin Jakarta empat tahun ke depan ini, Gerindra berencana akan mencalonkan Jokowi pada Pilpres 2019,” ujar Martin.
LONDON, KOMPAS.com — Berita seputar transfer Gareth
Bale kian menarik untuk disimak. Pasalnya, tiga tim Premier League dan
raksasa Liga Perancis siap merusak rencana Real Madrid mendapatkan
gelandang eksplosif Tottenham Hotspur tersebut dengan menawarkan harga
yang jauh lebih fantastis.
Ya, juara Ligue 1 Paris Saint-Germain
dan juara Premier League Manchester United, serta dua rivalnya di Liga
Inggris, Manchester City dan Chelsea, dikabarkan ikut meramaikan
perburuan winger asal Wales tersebut pada bursa transfer musim
panas ini. Bahkan, empat klub tersebut memberikan penawaran senilai 90
juta euro (sekitar Rp 1,151 triliun/kurs 1 euro: Rp 12.793).
Jumlah
yang ditawarkan kuartet tersebut jauh lebih tinggi dari penawaran El
Real, yang "hanya" 70 juta euro (sekitar Rp 895,301 miliar). Hal
tersebut tentu saja memaksa Madrid menaikkan tawarannya, minimal seperti
yang diajukan empat pesaingnya itu, yang berpotensi menjadikan Bale
menyamai rekor pembelian Cristiano Ronaldo oleh Madrid pada 2009.
Bale
pantas dihargai dengan nilai yang fantastis tersebut. Performanya
bersama Spurs pada musim ini sangat memukau karena, meskipun gagal
membawa timnya meraih tiket Liga Champions, Bale kerap menjadi
inspirator kesuksesan timnya sehingga finis di posisi kelima dan dia
menempati posisi ketiga daftar top scorer Premier League dengan torehan 21 gol, terpaut lima dari striker MU, Robin van Persie.
Atas
semua prestasinya tersebut, pemain berusia 24 tahun ini mendapat
ganjaran empat penghargaan. Selain sebagai Pemain Terbaik Premier
League, Bale lebih dulu dinobatkan sebagai PFA Player, Young Player of
the Year, serta Football Writers' Association Footballer of the Year.
Mito A355 siap diluncurkan oleh produsen smartphone lokal, Mito. Mengusung prosesor quad-core dengan kamera resolusi 8 megapiksel, berapa harga Mito A355 nantinya?
Smartphone dengan prosesor quad-core dengan harga murah di Tanah Air mulai marak, sebut saja Himax Pure II dan K-Touch Lotus II yang dibanderol dengan harga di bawah dua juta.
Sampai saat artikel ini ditulis, smartphone Mito A355 ini belum meluncur dipasaran. Desain smartphone Mito A355 ini terlihat biasa saja, sama dengan smartphone Android kebanyakan yang dilengkapi dengan tiga buah tombol touch-sensitive di bawah layar.
Smartphone Mito A355 ini datang dengan layar berukuran cukup besar, yakni 5,3 inci touchscreen berjenis kapasitif. Sayangnya, belum diketahui resolusi yang digunakan oleh Mito A355. Mengingat ukuran layarnya yang besar, Mito A355 ini lebih cocok disebut dengan phablet ketimbang smartphone.
Sektor dapur pacu, Mito A355 ini memang belum diketahui chipset apa yang digunakan, tetapi kemungkinan sama dengan yang dipakai oleh Himax Pure II, yakni ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon MSM8225Q yang mengusung prosesor quad-core ARM Cortex-A5 yang dipadukan dengan pengolah grafis dari Adreno 203.
Sayangnya, spesifikasi gahar Mito A355 ini hanya dikombinasikan dengan memori RAM yang terbilang pas-pasan untuk saat ini, yakni 512MB. Smartphone Mito A355 ini menggunakan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean.
Sepertiyang dilansir dari pelbagai sumber, smartphone Mito A355 ini telah mendukung fitur dual SIM, WiFi, dan 3G HSDPA. Mito A355 dibekali kamera belakang dengan resolusi 8 megapiksel dan kamera depan dengan resolusi 1,3 megapiksel.
Sampai saat ini belum diketahui harga Mito A355, tetapi diperkirakan harga smartphone ini sekitar Rp 1,3 juta -1,5 juta.
Patung tersebut rencananya akan ditenggelamkan ke dasar kolam lumpur tak jauh dari lokasi demo. Hal itu sebagai bentuk kekecewaan warga atas pemilik perusahaan gas PT Lapindo Brantas yang menyebabkan semburan lumpur Sidoarjo sejak tujuh tahun lalu dan tak tuntas sampai saat ini.
Patung berbahan kertas berukuran sekitar 5 meter itu didesain memakai jas warna kuning, memakai kacamata, dan membawa tas berisi uang. ''Patung ini agar mata dunia tahu, Aburizal Bakrie inilah yang membuat kerusakan di Sidoarjo,'' kata Gugun Muhammad dari Urban Poor Konsorsium, LSM pendamping warga korban lumpur Sidoarjo.
Gugun mengaku heran, tujuh tahun berjalan, Aburizal Bakrie seperti tidak terganggu dengan jeritan korban lumpur yang sampai saat ini belum terbayar beserta dampak lingkungannya. ''Dia justru akan mencalonkan diri sebagai presiden tahun depan dari Partai Golkar,'' ujarnya.
Selain membawa patung raksasa, aksi memperingati tujuh tahun lumpur Sidoarjo di bibir kolam Desa Mindi, Kecamatan Porong, juga diramaikan dengan munculnya boneka jalangkung berkostum kaus sejumlah partai. Hal itu, kata Gugun, sebagai bentuk sindiran bahwa selama ini banyak parpol yang menjadikan korban lumpur sebagai komoditas politik.
Tragedi lumpur Sidoarjo terjadi 29 Mei, tujuh tahun lalu. Lumpur dari dalam perut bumi menggenangi belasan desa di Kecamatan Porong, Sidoarjo. Ribuan keluarga mengungsi dan terpaksa meninggalkan komunitas sosial yang terbangun sejak puluhan tahun.
SUMBER
Namun, Helena harus tegar menerima kenyataan bahwa dirinya dinyatakan tidak lulus masuk Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Ketika itu dirinya memilih dua kategori jurusan di UI yakni Fakultas Kedokteran dan Akuntansi serta Fakultas Kedokteran USU. " Jujur pastinya kecewa melihat kenyataan ini," akunya ketika di hubungi Sumut Pos (Grup JPNN), Selasa sore (28/5).
Dirinya sama sekali tidak mengetahui alasan dirinya gagal dalam program studi yang dipilihnya melalui jalur SNMPTN. Padahal selain meriah prestasi terbaik dengan meraih peringkat kedua nasional, Helena juga selalu meraih juara umum di sekolahnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, saat ini dirinya telah mengirimkan surat elektronik (email) kepada panitia pusat SNMPTN terkait ketidaklulusannya. "Saya sudah mengirimkan email ke Panitia SNMPTN, dan memberikan penjelasan mengapa saya tidak lulus," katanya.
Helena kini tidak mau berkecil hati dan akan tetap terus berusaha agar dapat lulus di UI melalui SBMPTN atau jalur tertulis. " Saya yakin bisa lulus di Fakultas Kedokteran UI melalui jalur tertulis," bebernya.
Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Kepala Methodist 2 Medan Bob Saragih. Dirinya terkejut Helena tidak masuk satu pun program studi yang dipilihnya. Padahal, secara prestasi unggul dibandingkan siswa lainnya. "Kita juga tidak tahu kenapa tidak masuk. Kita tidak bisa berbuat apa-apa, karana itu keputusan panitia pusat," jelasnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMA Methodis 2 Medan, Pdt Paulus Subyanto ketika di konfirmasi mengaku terkejut Helena tidak bisa lulus melalui jalur di semua program studi yang dipilihnya melalui jalut SNMPTN. " Saya pastikan pihak sekolah mengirimkan nilai helena yang sebenarnya kepada panitian SNMPTN," paparnya.
Paulus menambahkan, ada salah seorang siswa yang peringkatnya jauh di bawah helena bisa berhasil lulus di Fakultas Kedokteran USU, namun dirinya enggan berspekulasi lebih jauh mengapa hal tersebut dapat terjadi.
Melihat kemampuan Helena, lanjutnya, dapat lulus melalui jalur tertulis di Fakultas Kedokteran UI, untuk itu dirinya menghimbau kepada siswinya itu agar tidak putus asa dan terus mau berusaha. "Walaupun persaingan di UI berat, tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini asal mau berusaha," lanjutnya.
Sementara Pembantu Rektor I USU yang juga Ketua Panitia Lokal SNMPTN Zulkifli Nasution menyatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam proses seleksi SNMPTN jalur undangan tersebut. Untuk itu, dirinya tidak bisa menjawab mengapa Helena tidak bisa lulus.
"Ya, tak tahulah aku itu, tanyalah UI sana mengapa tak lulus, bukan aku yang memutuskan," ucapnya.
Terpisah, Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN USU Prof Dr Zulkifli menyatakan, kemungkinan ketidaklulusan itu dikarenakan pola pemilihan program studinya tidak tepat serta kalah bersaing dengan peserta lain yang datang dari seluruh penjuru Indonesia sertapilihan kedua dan ketiganya sudah penuh terisi siswa lainnya.
Zulkilfli menambahkan, kemungkinan besar Helena bisa lulus di FK USU, jika dijadikan pilihan I dalam mendaftar. "Jadi, hati hatilah memilih pilihan program studi itu. Kadang-kadang kalau tidak pas, bisa tak lulus juga," jelasnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, USU menerima 3.750 calon mahasiswa baru di 47 program studi. Selain itu, seluruh data kelulusan SNMPTN tersebut sudah final. "Tidak ada yang berubah lagi itu, sudah final semuanya. Sudah masuk semua datanya di website tinggal dilihat masing-masing siswa saja," ungkapnya. (mag-8)
SUMBER
"Masyarakat itu sudah begitu sinismenya ke partai politik karena menjadikan partai politik jadi lahan subur feodalisme. Jadi akar feodalisme itu yang harus dibongkar. Satu-satunya partai politik yang sanggup menghapus feodalisme itu adalah PKI," kata Hajriyanto Y Thohari, dalam Dialog Pilar Negara bertema "Mengatasi Apatisme Publik Terhadap Partai Politik", di gedung Nusantara IV, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (27/5).
Slogan sama rata dan sama rasa yang diusung komunis lanjutnya,terbukti efektif menghabisi feodalisme sebagai pintu masuk untuk korupsi. "Kita harus ambil cara-cara PKI dalam menghabisi feodalisme sebagai sumber korupsi ini," saran politisi Partai Golkar itu.
Semua anak bangsa, kata dia, mestinya mendesak semua parpol menumbuhkan sikap egaliter baik di internalnya maupun eksternalnya.
"Kenapa itu saya dorong? Karena parpol kita belum punya garis yang kuat untuk membangun egaliterian.
Hanya dengan kultur egaliter itulah feodalisme yang memicu korupsi itu, kata dia, bisa diredam sehingga sikap sinisme masyarakat juga berkurang. (fas/jpnn)
"Gambaran pelatihannya ya sekitar satu bulan. Nanti dasar-dasar menembak diajarkan, baik pistol maupun laras panjang," ujar Staf Ahli Bidang Keamanan Menhan Mayjen Hartind Asrin, Selasa (28/5).
PNS dan karyawan swasta akan menjadi prioritas perekrutan komponen cadangan. Mereka akan dilatih secara khusus oleh instruktur dari TNI. "Setelah lulus akan ditempatkan di satuan-satuan militer. Sesuai matra, ada yang darat , laut atau udara," kata mantan atase pertahanan KBRI Malaysia itu.
Hartind menjelaskan, di negara-negara maju dan demokratis pelibatan sipil untuk latihan bela negara sering dilakukan. "Di Malaysia bahkan mereka dikontrak setelah lulus pelatihan. Ada yang tiga tahun, bahkan lima tahun dan bisa diperpanjang," katanya.
Mantan Kapuskompublik Kemhan itu optimistis RUU Komponen Cadangan akan disetujui. "Sekarang ini memang tahapnya sosialisasi. Tim Kemhan sedang keliling dan dialog dengan universitas-universitas di seluruh Indonesia," katanya. (rdl/agm)
JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Koja,
Jakarta Utara, siang itu dipenuhi pasien. Mereka adalah warga miskin ibu
kota pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang ingin mendapatkan layanan
kesehatan.
Setiap hari, ada sekitar 150 orang pasien KJS antre
untuk mendapatkan ruang rawat inap di rumah sakit tersebut. Terbatasnya
jumlah tempat tidur membuat mereka dirawat berdesakan, ada yang terpaksa
dirawat di atas meja hingga di kursi ruang pelayanan IGD.
Sejumlah
Rumah sakit di ibu kota juga menerima kenyataan yang sama. Para pasien
KJS membludak dibanding sebelum penerapan KJS. Menunjukkan betapa mereka
ternyata sangat membutuhkan layanan kesehatan yang terjangkau.
Meskipun
banyak program jaminan dan layanan kesehatan gratis dan terjangkau yang
diluncurkan pemerintah untuk masyarakat miskin, namun faktanya di
lapangan terlihat bahwa para penerima program tersebut tetap saja
tersisih dan terpinggirkan. Pelayanan kesehatan utama tetap diberikan
kepada mereka yang berduit. FIA
Black cumin is a spice derived from Southern Europe, North Africa, and South Asia.
Grains of black seeds that have been known for thousands of years and is widely used by people to treat various diseases.
"In general, after consuming cumin, the body will sweat. This is a normal reaction, because the toxins also come out through the sweat glands," explains Dr. Mochtar Wijayakusuma of The Hembing Center.
With nutrition, essential oils and fatty acids in it, the main composition of black cumin consist of protein, carbohydrates and fats.
Currently for easy consumption, cumin packaged in capsules, powder or liquid, which is often used as a daily supplement to boost immunity against viruses, germs and bacteria ..
Black cumin is also efficacious to prevent the risk of contracting cancer cells. Based on the research, also known as black cumin BRM (biological response modifier) which shows that the seeds are toxin extract against cancer cells.
This spice contribute to improve brain function. With the content of linoleic acid (omega 6) and linolenic acid (omega 3), black cumin is nutrition for the brain cells and brain cells that relativity is not senile.
"Plus, it helps to overcome sleep disorders and stress, as well as serve as an antihistamine and anti-allergy," said Dr.. Mochtar, the son of the late maestro Indonesian herbal, Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma. (ins)
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menilai sosok Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo sebagai kader yang taat pada partainya, PDI
Perjuangan. Oleh karena itu, menurutnya, tak mungkin jika Joko Widodo
maju sebagai calon presiden melalui bursa konvensi Partai Demokrat.
"Jokowi (Joko Widodo) orang yang taat sama partainya. Coba dengar statement-nya selalu bilang 'Semua terserah Bu Mega (Ketua Umum PDI Perjuangan)'. Apa mau Bu Mega ngasih dia ke kami? Enggak mungkinlah," kata Sutan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (28/5/2013).
Ketua
Komisi VII DPR ini menegaskan, Demokrat juga enggan melakukan lobi
politik kepada Jokowi untuk ikut konvesi calon presiden. Menurutnya,
melobi mantan Wali Kota Surakarta untuk maju sebagai capres melalui
konvensi Demokrat merupakan hal yang sia-sia.
"Capek aku lobi yang enggak mungkin. Yang pasti-pasti saja, masih banyak yang lain," ujarnya.
Sebelumnya,
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengatakan,
Demokrat membuka pintu untuk Jokowi. Ia menilai, selain memiliki
elektabilitas tinggi, Jokowi juga memiliki penampilan yang mendukung
untuk menjadi capres.
Sementara itu, di beberapa kesempatan,
Jokowi selalu mengatakan tak ingin maju sebagai capres di 2014 karena
ingin fokus membenahi Ibu Kota. Partai Demokrat memutuskan melakukan
konvensi untuk menjaring kandidat calon presiden.
Saat ini, tim
seleksi tengah dibentuk dan akan diumumkan pada Juni 2013. Baik calon
internal maupun eksternal diperkenankan mendaftar sebagai kandidat
capres. Partai Demokrat akan menetapkan kriteria tertentu untuk
menjaring setidaknya 15 calon. Setelah itu, akan ada tahapan kampanye ke
daerah-daerah dan dilanjutkan dengan survei.
sumber
inilah no penipuan indosat poin plus yang mengabarkan anda menang toyota avanza
Kasus ini berawal dari tweet Farhat Abbas yang menghubungkan tentang prosesi jual beli plat nomor di Kepolisian, dan sosok Ahok sebagai orang China. Farhat pun mengaku kaget ditetapkan sebagai tersangka. Demikian terkait kasus ini, pengacara tersebut mengaku sudah meminta maaf kepada Ahok dan Anton Medan.
"Saya gak menyangka kalau mengatakan Ahok China, saya harus dijadikan tersangka dan diproses hukum. Dan saya sudah minta maaf, ini catatan penting, Ahok dan kemudian kepada Anton Medan juga," ucapnya. (kpl/sjw)
sumber
JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota DPRD mengancam
pemakzulan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Namun, rupanya
masyarakat tidak rela Gubernur yang dipilih oleh warga tersebut diancam.
Beberapa kelompok masyarakat pun balik membalas. Mereka berencana
menyebarkan foto-foto 32 orang anggota DPRD yang mendukung pemakzulan
Jokowi.
Demikian disampaikan perwakilan Forum Komunikasi Jakarta
Baru dan lembaga sosial kemasyarakatan Halo Jakarta saat aksi unjuk rasa
mereka di Bundaran HI pada Minggu (26/5/2013) pagi.
"Kami akan
menyebarkan foto-foto anggota yang mengancam Jokowi biar rakyat tahu
bahwa inilah orang-orang yang tidak prorakyat. Kami yakin rencana
pemakzulan hanya karena politisasi, padahal tidak pernah bawa-bawa
partai. Jokowi bukan karena partai tapi figur. Jadi hendaknya janganlah
kekurangan program KJS dipolitisasi," kata Panji Virgianto, salah
seorang anggota Halo Jakarta.
Panji menyatakan, program KJS memang
memiliki kelemahan dan DPRD memiliki hak interpelasi. Namun, sebaiknya
hak interpelasi dilakukan untuk melakukan koreksi dan memperbaiki,
bukannya dipakai untuk mempolitisasi dan mengancam.
"Jangan
menilai program itu lemahnya saja, kalau ada kekurangan wajar. Tugas
DPRD untuk mengoreksi dan memperbaiki, bukan mempolitisasi. Jadi kami
bukan mengancam DPRD, tapi mengingatkan agar mereka menempatkan tugas
sesuai fungsinya," jelas Panji.
Adapun 32 orang anggota DPRD DKI
yang fotonya akan disebar terdiri dari 20 orang dari Fraksi Partai
Demokrat, 2 orang dari Fraksi PAN, 1 orang dari Fraksi Partai Golkar, 5
orang dari Fraksi Partai Hanura, dan 4 orang dari Fraksi PPP.
Seperti
diberitakan, mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta mengancam akan mencopot
Jokowi karena dianggap kurang mampu menuntaskan masalah kekisruhan
sistem pembayaran Kartu Jakarta Sehat.
Anggota DPRD akan
menggunakan hak interpelasi karena masalah KJS dan 16 rumah sakit yang
keberatan mengikuti program tersebut. Pemerintah Provinsi DKI dinilai
terlalu terburu-buru dalam memberlakukan KJS yang sistemnya belum
matang. Apalagi, peluncuran KJS tidak tertulis dalam anggaran tahun 2012
saat KJS diluncurkan.
KOMPAS.com - Maret 2011, Direktur Utama PT Inovasi
Teknologi Indonesia (ITI) Sukotjo S Bambang dipanggil menghadap staf
Korlantas Polri bernama Ni Nyoman Suartini dan Heru.
”Bos,
kasihan Pak Waka (Wakil Kepala Korps Lalu Lintas saat itu dijabat
Brigjen (Pol) Didik Purnomo). Budi Susanto enggak pernah perhatikan
Waka,” kata staf Korlantas itu.
Sukotjo yang jadi subkontraktor
pekerjaan pengadaan simulator berkendara untuk ujian mendapatkan surat
izin mengemudi di Korlantas berlagak bodoh dengan bertanya apa maksud
memperhatikan.
”Ya berikan danalah, kaliber 50 atau kaliber 100,” kata staf Korlantas.
Tiga
hari kemudian, Jumat, Sukotjo datang membawa oleh-oleh dari Bandung.
”Sudah ada barangnya,” kata Sukotjo. ”Kaliber berapa yang dibawa,”
tanya staf Korlantas. ”Kaliber 50,” kata Sukotjo. ”Bagaimana
kemasannya?” kata staf Korlantas. ”Biasa, oleh-oleh Bandung. Brownies,”
kata Sukotjo.
Brownies itu, menurut Sukotjo, dibawa staf bernama
Indra ke ruangan Pak Waka. Majelis hakim yang diketuai Suhartoyo dalam
sidang dengan terdakwa Irjen Djoko Susilo pada Jumat (24/5) tampak
terpana mendengar kisah Sukotjo.
”Apa maksudnya kaliber 50 dan
kaliber 100,” tanya Suhartoyo. Sukotjo menjelaskan, itu maksudnya Rp 50
juta atau Rp 100 juta, uang kemudian disamarkan dalam bungkusan kue
brownies, oleh-oleh khas Bandung, tempat PT ITI berada.
Sukotjo
mengatakan, uang itu diberikan kepada Didik sebagai Wakil Korlantas
untuk memuluskan komunikasi dirinya dengan Korlantas. Di ruangan Didik,
Sukotjo lalu menyerahkan oleh-oleh sambil melaporkan masalah simulator
berkendara 2009 dan teknis soal simulator berkendara 2011.
Selain
bersandi kaliber dan kue brownies, Sukotjo juga pernah dengan tangkas
menangkap sandi permintaan uang dari staf bagian Perencanaan dan
Administrasi Korlantas Polri, Ajun Komisaris Ni Nyoman Suartini. Dalam
penyiapan dokumen, Sukotjo sering bekerja dengannya.
”Sudah capek
Bos, malam Minggu nih, butuh tambah darah,” kata Sukotjo, menirukan
perkataan Nyoman. ”Tambah darah” merupakan sandi untuk permintaan uang.
Jika sudah begitu, Sukotjo akan memberikan uang rata-rata Rp 10 juta.
”Apa dibagi ke temannya?” kata hakim Martinus. ”Saya tak tahu,” jawab
Sukotjo.
Aliran dana
Pada 13 Januari 2011,
Sukotjo mengaku menyerahkan uang Rp 8 miliar ke Primkoppol yang
katanya untuk proyek tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Uang itu
atas permintaan Budi Susanto, Direktur PT Citra Mandiri Metalindo
Abadi, mitra bisnisnya. Lalu ia menyerahkan Rp 2 miliar secara tunai
untuk Djoko Susilo dan Rp 2 miliar untuk Budi. Untuk Djoko, uang
diterima Erna, sekretaris pribadinya. Untuk Budi diterima langsung yang
bersangkutan.
”Pada 14 Januari 2011, saya juga diminta transfer
ke Primkoppol Rp 7 miliar,” kata Sukotjo. Permintaan uang itu
disampaikan Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Ajun Komisaris Besar
Teddy Rusmawan kepada Budi saat studi banding di Singapore Driving
Safety Center. Menurut dia, Teddy bilang Djoko yang meminta uang itu.
”Saya
ada di situ. Saya dengar permintaan itu, lalu Budi Susanto minta saya
transfer Rp 7 miliar saat itu juga,” kata Sukotjo. Akhirnya, Sukotjo
menghubungi bendaharanya, Vivi, agar mentransfer Rp 7 miliar ke
Primkoppol. Pada 17 Januari 2011, kembali Budi Susanto minta Sukotjo
mentransfer pegawainya Rp 1 miliar. Dana terus mengalir ke mana-mana.
Jauh
sebelumnya, Oktober 2010, ketika proyek masih direncanakan, Sukotjo
juga sudah memberikan uang Rp 50 juta kepada staf bernama Darsian,
bagian keuangan Mabes Polri untuk mengetahui dana yang dialokasikan ke
Korlantas untuk proyek simulator berkendara.
Dalam menyiapkan
lelang pun, ”tambah darah” terus disuntikkan untuk mencari
perusahaan-perusahaan pendamping. Sukotjo memberi Rp 70 juta kepada
Jumadi yang dimintai bantuan menyiapkan perusahaan-perusahaan
pendamping.
Semua ”tambah darah” lebih dari Rp 32 miliar itu
berakhir tragis. Proyek tak bisa diselesaikan, perusahaan Sukotjo
”dirampas” dan para pelakunya kini diseret ke Pengadilan Tipikor.
Driving
simulator yang diharapkan bisa dimainkan indah berakhir menyakitkan
bagi semua pihak. Belum jelas betul penyebabnya karena saksi kunci, Budi
Susanto, belum memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan di
persidangan. Kita tunggu kedatangan Budi Susanto. (Amir Sodikin)
sumber
Untuk melihat apakah anda lulus atau tidak dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN)2013 bisa anda lihat disini
atau disini
Risma berharap bisa bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meminta tambahan dana kompensasi bagi PSK. Pemulangan PSK Dolly butuh dana besar. "Hitungan (Tambak Asri) dengan Dolly Rp 10 miliar lebih. Menurut Kemensos anggaran itu berat, mudah-mudahan ketemu Presiden, minta tambahan," ujar Risma kepada Tempo, Rabu 22 Mei 2013.
Strategi khusus dilakukan Risma untuk mendekati warga di kawasan Dolly yang terlanjur menyatu dengan kehidupan lokalisasi. Menurutnya, mereka sudah menunjukkan gejala siap melepas kawasan prostitusi tersebut. Targetnya, 2013 ini juga Dolly bersih dari praktek prostitusi.
Mengantisipasi kembalinya praktik prostitusi di kawasan lokalisasi, Pemerintah kota Surabaya menjaga dan menyediakan aktifitas rutin di lokasi. Bahkan di dua bekas lokalisasi yakni Bangunsari dan Dupak akan dibangun pasar tahun ini. Sehingga suasana yang dibangun adalah suasana pemukiman, anak-anak pun bisa bermain dengan leluasa.
Tak tanggung-tanggung, peringkat Sri Mulyani dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia tahun 2013 (the worlds 100 most powerful women 2013) naik menjadi ke posisi 55. Di mana pada tahun 2012 lalu, Sri Mulyani menduduki peringkat 72.
Seperti dilansir dari Forbes, Kamis (23/5/2013), Sri Mulyani menjadi satu-satunya wanita Indonesia yang masuk dalam daftar prestisius tersebut.
Sri Mulyani sempat tampil di depan forum ASEAN pada April lalu. Ekonom Indonesia yang sekarang menjabat sebagai managing director Bank Dunia (World Bank) tersebut menurutkan, di tengah penderitaan negara-negara berpenghasilan tinggi akibat krisis keuangan, negara-negara berkembang telah keluar tanpa cedera.
Bank Dunia pun menyebutkan pertumbuhan PDB global hanya akan mencapai 2,5 persen pada 2013. Wanita yang akrab disapa Ibu Ani ini menjabat sebagai managing director dan wanita paling senior di Bank Dunia sejak Mei 2010.
Sebagai managing director, dia mengawasi operasi Bank Dunia di Asia dan Afrika, Eropa, Amerika Latin dan Timur Tengah. (wdi)
"Saya ingatkan kepada Ketua KPK dan wakilnya, ada ancaman serius. Bahkan, mengarah ke nyawa Anda," kata dia, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2013).
Ki Sabdo Jagad Royo memang berniat datang ke KPK untuk mengabarkan ramalannya. Dia meminta para pimpinan KPK harus terus menerus memohon keselamatan kepada Tuhan YME. "Memohon keselamatan dan zikir kepada Allah," katanya.
Ditemani seorang pria, Ki Sabdo Jagad Royo juga mengungkap siapa-siapa saja pejabat yang diduga korupsi. Bahkan melalui penerawangan, ia turut berbicara soal isu perselingkuhan istri Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan, Inggrid Kansil.
Terkait perselingkuhan ini, ia meminta waktu untuk bertemu Syarief Hasan. "Saya harus bertemu," ujarnya.
Karyawan Faturahman yang tercatat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor tersandung kasus penyebaran video porno Rudy Harsa Tanaya. Martinus mengatakan, Wabup Bogor ini dijerat dengan Pasal 29 Undang-undang Pornografi dan Pasal 55 KUHP tentang turut serta atau menyuruh seseorang melakukan kejahatan.
Kasus dugaan video mesum Rudy Harsa Tanaya (RHT) dengan seorang mahasiswi di Bandung merebak sekitar 2010 lalu. Film berdurasi lima menit itu sengaja dikirim seseorang ke DPP PDIP disertai surat untuk Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Pengirimnya tertulis Juliana Putri Ningrum tertanggal 6 Desember 2010. Surat itu tanpa tanda tangan.
Rudy yang tidak terima penyebaran video itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat. Polisi yang menyelidiki pelaku penyebaran kemudian menangkap Indra Lesmana, pengurus DPC PDIP Kabupaten Bogor. Indra kini mendekam di Lapas Kebon Waru Bandung sejak Januari 2013.
Ada pun Karywan Faturachman belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi Tempo Rabu malam, telepon selularnya tidak diangkat. Demikian pula pesan singkat yang dikirimkan kepada dia, tidak mendapat balasan.
Selama ini, perempuan-perempuan yang disebut menerima uang dari Ahmad Fathanah adalah Sefti Sanustika, istri mudanya, artis senior Ayu Azhari, model seksi Vitalia Sesya, Tri Kurnia Puspita, dan Maharani. Namun, informasi yang beredar di kalangan wartawan mengungkap perempuan-perempuan lain.
Data itu menyebut artis Kiki Amalia dan Novia Ardhana turut kecipratan duit Fathanah. Namun, data itu juga turut menghapus nama Ayu Azhari dan Vitalia Sesya dari daftar penerima. Berikut informasi 45 perempuan 'beruntung' tersebut:
1. Dewi Kirana: Rp156 juta lewat Bank BCA, 30 kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober2005. Rp6,75 juta lewat Bank BCA, empat kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005. Rp265 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
2. Yulia Puspitasari: Rp110 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
3. Evi Anggraini: Rp525 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013, PT Swakarya Adi Indah. Dan Rp600 juta lewat Bank Mandiri, 12 kali.
4. Ade Raechani: Rp6 juta lewat Bank BCA, tiga kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
5. Amelia Oktrivina: Rp30 juta lewat Bank BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
6. Andi Marniaty: Rp47,5 juta lewat Bank BCA, tujuh kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
7. Fatimah Samsi: Rp16,5 juta lewat Bank BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
8. G Irena Wiradiputri: Rp11,7 juta lewat Bank BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
9. Elly: Rp64,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
10. Mimin Mintarsih: Rp7,25 juta lewat Bank BCA, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. Rp14,875 juta lewat Bank BCA, satu kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005.
11. Nurmala Sari Dewi: Rp1,1 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
12. Hanny Surawati: Rp3,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
13. Kiki Rizki Amalia: Rp7,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
14. Eveline J: Rp4,25 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
15. Rina Remilya: Rp120 juta lewat Bank BCA, sembilan kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
16. Novia Ardhanariswa: Rp128,5 juta lewat Bank BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
17. Rika Setiati: Rp5 juta lewat Bank BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
18. Siti Asmala, Staf PT Winara Sabena, Konsultan Penilai: Rp 496 juta lewat Bank BCA, 47 kali, 16 Maret 2004-14 oktober 2005. Dan Rp 28,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005.
19. Soleha: Rp13,7 juta lewat Bank BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
20. Virdavid Chandra: Rp725 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
21. Yuandi Tjandra: Rp9,4 juta lewat Bank BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
22. Sukesi: Rp52 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
23. Yulaikha S Bany: R 3,15 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
24. Yulia Rivani Yusuf: Rp10 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
25. Wiwik Ermanto: Rp500 juta lewat (data error), satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
26. Shela Aprilliana: Rp3 juta lewat Bank BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005.
27. Amel Fadly, wiraswasta, CV Dana, diduga adik Fathanah, Rp1,271 miliar lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
28. Vivi Rosita Polandi: Rp100 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013. Rp50 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
29. Amalia Malik: Rp372 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
30. Putri Devani Kusumasari: Rp150 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
31. Fitri: Rp90 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
32. Dian Cendayani: Rp50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
33. Etti Sukaeti: Rp45 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
34. Linda Silviana, profesional/dokter di RSUD Sabang, Istri Ahmad Zaky kader PKS, satu kali, Rp 1,025 miliar.
35. Dewi Akmalia: Rp150 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
36. Maryano: Rp24,9 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
37. Ruliana Rebecca: Rp46 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
38. Sefti Sanustika: Rp269 juta lewat Bank Mandiri, sembilan kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
39. Srikandi Rohani: Rp50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
40. Tri Kurnia Rahayu: Rp35 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
41. Surtini Gulyanti, Rp17 juta lewat Bank Mandiri, enam kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
42. Yulia Puspitasari R Sose: Rp170 juta lewat Bank Mandiri, empat kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
43. Elsya Putri Adiyanti, 20 tahun, wiraswasta: Mandiri overbooking Rp2 miliar lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
44. Erna Komalaningrum: Rp25 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013.
45. Erna: Rp53 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 Februari
(tbn)
sumber
Pada edisi Liga Champions musim lalu juga terdapat seekor llama bernama Nicholas yang memprediksi pemenang final antara Chelsea dan Bayern. Nicholas pun sukses menjadi peramal seperti Paul karena pilihannya yaitu Chelsea berhasil menjadi kampiun di Allianz-Arena.
Untuk perhelatan tahun ini, setidaknya ada tiga jenis hewan dari tiga kebun binatang berbeda di Jerman yang bertugas untuk memprediksi siapa klub terbaik di Eropa. Seperti dilansir Espnfc.com, ketiga hewan tersebut adalah orangutan, tapir, dan berang-berang.
Walter, seekor orangutan di kebun binatang Dortmund, memilih Dortmund. Walter menentukan pilihannya tersebut setelah perwakilan surat kabar Ruhr Nachrichten meminta agar petugas kebun binatang, Eddie Laudert, menempatkan seragam Dortmund dan Bayern di dekat Walter.
Walter sempat tertarik untuk mengambil seragam Bayern. Namun, orangutan itu kemudian memalingkan pandangannya ke seragam berwarna kuning milik Dortmund, meskipun pada akhirnya Walter gagal menyelipkan seragam tersebut ke tubuhnya seperti yang awalnya direncanakan.
Namun, karena berdomisili di Dortmund, pilihan Walter tersebut bisa dituding menjadi bias. Oleh karena itu, pihak pemrakarsa kemudian berpindah ke kebun binatang lain yang berdomisili di Leipzig dan Aue. Hasilnya pun sama, beberapa binatang memilih Dortmund sebagai juara.
Di kebun binatang Leipzig, seekor tapir bernama Baru dihadapkan pada dua pilihan kohlrabi (lobak Jerman) berwarna kuning-hitam (Dortmund) dan putih-merah (Bayern). Baru pun kemudian memilih kohlrabi berwarna kuning-hitam.
Sementara di kebun binatang Aue, dua ekor berang-berang bernama Ferret dan Mormel pun bertindak sama dengan rekan-rekan sebelumnya. Kedua berang-berang itu lebih memilih mengambil makanan kecil yang ditempatkan di sudut yang bertanda lambang Dortmund ketimbang Bayern.
Apakah kali ini ramalan sejumlah binatang tersebut tepat? Silakan ikuti saja karena apa pun hasilnya, para binatang itu mungkin tidak peduli karena untuk tahun ini negaranya dipastikan akan menjadi juara di Eropa.
Hanya gajah bernama Nelly yang mendukung Bayern. Gajah yang berdomisili di Serengeti Park, Hodenhagen, ini ketika diberi bola kemudian membawanya ke gawang Dortmund dan memasukkannya.
Ketua Komunitas Robot Indonesia ini menjelaskan bahwa teknologi e-KTP sudah memenuhi standar Organisasi Standar Internasional (ISO). Jadi, dari segi fisik, fungsi kartunya terlindungi. Sebab, ada teknologi komunikasi medan dekat (NFC) yang ada di dalamnya. Teknologi ini biasa digunakan pada kartu mahasiswa, kartu absen pegawai, kartu perpustakaan, dan kartu e-Money untuk busway.
Teknologi NFC ini adalah pengembangan dari teknologi Radio-frequency identification (Rfid), yaitu teknologi yang memakai gelombang radio yang secara otomatis bisa mengidentifikasi orang atau benda. "Pada e-KTP digunakan Rfid pasif dengan frekuensi 13,56 MHz," ujarnya.
Adiatmo mengatakan, teknologi e-KTP ini mirip dengan teknologi yang ada pada kartu Flazz BCA, walau kini bank swasta tersebut sudah tak menggunakan teknologinya. "BCA memilih menggunakan memory card seperti kartu kredit masa kini. Itu dilakukan untuk keamanan nasabah," katanya.
Kartu Rfid pada e-KTP ini dijual di pasar secara bebas. Bahkan, di sebuah toko online, ada yang menawarkan satu buah kartu Rfid seharga 50 sen dolar untuk pembelian di atas 5.000 buah. Sedangkan card-reader-nya dijual seharga US$ 30 hingga US$ 75 per unit.
Didasari fakta itu, Adiatmo menjamin teknologi ini rentan diretas. Sebab, barangnya mudah didapat di pasaran sehingga penggandaan dan pemalsuan e-KTP amat mungkin terjadi. Jadi, menurut Adiatmo, bukan cuma soal fotokopi, tapi keamanan dan pengelolaan datanya perlu juga mendapat perhatian khusus.
Secara prinsip, Adiatmo setuju dengan teknologi Rfid yang dipakai pada e-KTP. Dengan catatan, infrastruktur database di Indonesia itu kuat dan bisa menanggulangi masalah yang datang. "Bagaimana jika hilang? Apa e-KTP dapat diganti dengan nomor seri sama atau berbeda? Apakah database-nya real time dengan instansi kepolisian (SIM), kantor pajak (NPWP), rumah sakit, atau bank?" Adi mempertanyakan.
Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pemanggilan Darin untuk dimintai keterangan sebagai saksi bagi mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dalam kasus suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Darin dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi. Konstruksinya seperti apa, saya tidak tahu, itu sudah masuk ke materi penyidikan," ujar Johan, Selasa (21/5/2013).
Siapa Darin dan apa hubungannya dengan Luthfi hingga dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi? Seperti dikutip dari wartakotalive.com, Darin bersama kedua orangtuanya, Ziad dan Uti alias Umi, sejak 8 bulan lalu tinggal di rumah kontrakan yang cukup besar di kawasan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.
Petugas keamanan RT setempat, Suyitno (52), mengaku pernah diminta memijat Luthfi Hasan. Ia pernah masuk ke rumah tempat Darin tinggal dan bertemu langsung dengan Luthfi. Hal itu terjadi sekali pada akhir November 2012 saat ia memijat Luthfi.
"Waktu itu ibunya Darin bilang ke istri saya, cari tukang pijat buat Pak Luthfi. Istri saya bilang kalau saya bisa, dan nyuruh saya mijat Pak Luthfi," katanya, Selasa (21/5/2013).
Saat itu, menurut pengakuan Suyitno, ia mendengar Luthfi memanggil Darin dengan panggilan "Mamah" dan Darin memanggilnya "Ayah".
"Pak Luthfi manggil Darin 'Mamah', dan dia manggil Pak Luthfi 'Ayah'," kata Suyitno.
Menurutnya, Luthfi tidak pernah lama berada di rumah Darin. Namun, Luthfi selalu datang ke rumah itu minimal seminggu dua kali.
"Tapi paling-paling cuma sehari atau setengah hari, Pak Luthfi sudah pergi. Tapi pernah juga dua hari di sini, di dalam rumah terus," kata Suyitno.
Setiap datang, menurutnya, Luthfi selalu ditemani ajudannya yang mengenakan pakaian safari.
Menurut Suyitno, Luthfi sangat dihormati keluarga Darin, terutama oleh kedua orangtuanya.
Namun, ibunda Darin Mumtazah, Umi, membantah jika putrinya telah menikah siri dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq.
"Enggak (nikah siri), saya enggak tahu hal itu," ujarnya saat ditemui wartawan di kediamannya, Selasa malam.
Umi mengaku tidak mengenal Luthfi dan ia membantah jika Luthfi disebut pernah berkunjung, bahkan menginap, di rumah kontrakannya itu. "Saya tidak kenal, saya enggak tahu apa-apa," elak Umi.
Sementara itu, Sekretaris RT di lokasi rumah kontrakan Darin, Yuni, menjelaskan, rumah itu milik Majek Brahmana, seorang pensiunan TNI. "Saya yang dipercaya untuk menjaga rumah ini waktu kosong, dan sekarang mengawasinya," kata Yuni saat ditemui Warta Kota, kemarin.
Bahkan, saat keluarga Darin mencari rumah dan memutuskan mengontrak rumah itu, kata Yuni, ia mengetahui proses dan transaksinya.
Menurut Yuni, rumah itu dikontrak keluarga Darin selama 2 tahun sebesar Rp 180 juta sejak 8 bulan lalu. "Sudah dibayar tunai sama keluarga Darin," katanya.
Menurut Yuni, sejak dikontrak, rumah itu ditempati Darin dan kedua orangtuanya. "Setahu saya anaknya cuma Darin saja," kata Yuni.
KPK bisa panggil paksa Darin
Sebelumnya, Darin telah dua kali dipanggil KPK. Namun, dia tak memenuhi dua panggilan itu.
Menurut Johan, pada panggilan pertama, Darin tidak datang karena surat panggilan pemeriksaan KPK tidak sampai kepadanya. Pada pemanggilan kedua, Darin tidak hadir tanpa keterangan alias mangkir.
Kompas.com mencatat, Darin kali pertama dipanggil KPK pada 12 April 2013. Saat itu, Darin dipanggil sebagai saksi bersamaan dengan dua istri Luthfi, Sutiana Astika dan Lusi Tiarani Agustine. Mereka diperiksa sebagai saksi yang dianggap tahu seputar aliran aset Luthfi. Karena Darin tidak hadir, KPK menjadwalkan kembali pemanggilan Darin pada 17 Mei 2013. Namun, ia kembali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.
Setelah dua kali mangkir dari panggilan, KPK bisa saja memanggil paksa Darin Mumtazah. "Tapi itu tergantung kebutuhan penyidik," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (21/5/2013).
Inilah 6 fakta menarik seputar ustad jefri alias uje terhadap istrinya pipik:
- Uje selalu menggandeng tangan istrinya ketika berjalan, jikapun 1 tangan tak bisa menggandeng karena sesuatu hal, uje selalu meminta istrinya untuk menggandeng tangannya. alasanya karena dia bertanggung jawab atas jalan istrinya supaya selalu aman.
- Uje selalu mencium kening istrinya di saat-saat tertentu sebelum dan sesudah kerja, sesudah sholat, sebelum dan sesudah tidur. alasanaya sebagai tanda bahwa dialah pelindung dan penenang istrinya agar istrinya selalu merasa aman dan nyaman.
- Uje tidak pernah berteriak keras terhadap istrinya. alasanya karena teriakan yang keras dari seorang suami adalah cambuk yang keras bagi sang istri.
- Uje tidak pernah mencela dan memaki istrinya sebesar apapun kesalahan istrinya. alasanya makian dan celaan bukan kata yang bijak untuk mengajarkan kebenaran.
- Uje selalu memeluk dan membela istrinya jika istrinya berbuat salah. alasanya mulut dan perbuatan istri adalah tanggung jawab suami, bila istri sampai tidak terkontrol itu adalah kesalahan suami. itulah sebabnya uje selalu memeluk istrinnya dan mengatakan "maafkan abi, jangan ulang lagi perbuatan ini, salahkan abi saja.
- Uje selalu bangun sebelum dan berangkat tidur setelah istrinya. alasanya karena ia bertanggung jawab dan melindungi kehidupan istrinya dari sejak ia bangun tidur dan berangkat tidur lagi
maharani suciyono yang sekarang masih berstatus sebagai mahasiswa dan sempat terlibat dalam kasus dengan ahmad fathanah.
"Pak Wagub mestinya bisa tahan diri dulu memberi komentar dan reaksi negatif untuk masyarakat dan warga di sana. Yang terjadi sekarang, kita malah terjebak kepada perseteruan itu," ujar Nirwono kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin, (20/5/2013).
Untuk itu, Ia mendorong Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan teguran kepada Ahok, supaya bisa lebih arif dalam memberikan pernyataan kepada publik terkait masalah tersebut.
"Di sini perlu ketegasan Gubernur, Gubernur harus beri teguran, teguran halus minimal, kepada Wagub agar tidak perkeruh suasana dengan pernyataan beliau yang kontraproduktif dengan komnas HAM atau dengan kelompok warga," katanya.
Ia juga meminta kepada Jokowi membagi tugas yang jelas dengan Ahok. Hal tersebut dilakukan agar keduanya bisa fokus menyelesaikan masalah ini.
"Biarkan urusan penyelesaian eksternal seperti memenuhi panggilan Komnas HAM di tangani oleh Gubernur. Sedangkan urusan internal birokrasi ke dalam di pegang oleh Wagub, contohnya efektifkan peran lurah-camat di sana untuk sosialisasi," jelasnya.
Menurutnya, lurah dan camat sebagai penguasa wilayah sebagai pihak yang paling banyak memberikan masukan dalam penyelesaian permasalahan tersebut.
"Lurah-camat itu orang yang paling tahu data-data kependudukan di sana, dengan data itu, bisa dipakai untuk mendampingi relokasi tadi. Jangan sampai lurah-camat cuci tangan, apalagi sampai lurah takut," ungkap dia.
"Itu tugas Wagub, kalau nggak kerja baik, dengan adanya lelang jabatan, Wagub bisa langsung ganti dan tunjuk lurah-camat baru yang bisa kerja dengan baik," tutup Nirwono. (Mut)



















