JAKARTA, KOMPAS.com - Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Koja,
Jakarta Utara, siang itu dipenuhi pasien. Mereka adalah warga miskin ibu
kota pemegang Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang ingin mendapatkan layanan
kesehatan.
Setiap hari, ada sekitar 150 orang pasien KJS antre
untuk mendapatkan ruang rawat inap di rumah sakit tersebut. Terbatasnya
jumlah tempat tidur membuat mereka dirawat berdesakan, ada yang terpaksa
dirawat di atas meja hingga di kursi ruang pelayanan IGD.
Sejumlah
Rumah sakit di ibu kota juga menerima kenyataan yang sama. Para pasien
KJS membludak dibanding sebelum penerapan KJS. Menunjukkan betapa mereka
ternyata sangat membutuhkan layanan kesehatan yang terjangkau.
Meskipun
banyak program jaminan dan layanan kesehatan gratis dan terjangkau yang
diluncurkan pemerintah untuk masyarakat miskin, namun faktanya di
lapangan terlihat bahwa para penerima program tersebut tetap saja
tersisih dan terpinggirkan. Pelayanan kesehatan utama tetap diberikan
kepada mereka yang berduit. FIA
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "yang miskin dilarang sakit"
Post a Comment