POLISI AKAN CEK TUBUH ARIEL LUNA DAN CUT TARI

Jakarta-Surya- Tiga selebriti yang wajahnya mirip dengan para pelaku dalam adegan di video-video seks yang beredar di internet, yaitu Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, akan menjalani tes fisik untuk membuktikan keaslian video-video tersebut. Hal ini akan dilakukan oleh pihak kepolisian setelah para saksi ahli telematika, Roy Suryo dan Didin Shalahudin, memberi hasil kajian teknis mereka kepada polisi.

Sebelumnya, dalam hasil kajian teknis yang disampaikan oleh Roy sebagai saksi ahli multimedia kepada penyelidik, Selasa (15/6), anggota Komisi I DPR tersebut memastikan bahwa video-video itu asli 100 persen dan bukan hasil rekayasa.

Uji fisik akan dilakukan untuk mengetahui ciri-ciri khusus pada tubuh Ariel, Cut Tari, dan Luna. Ciri-ciri itu akan dibandingkan dengan ciri-ciri para pelaku adegan-adegan seks dalam video-video itu.

“Jadi, rekaman itu menjadi penting dan bisa digunakan pihak kepolisian untuk memperbandingkan atau melakukan uji fisik terhadap para pelaku yang ada pada rekaman tersebut,” ucap Roy di Jakarta.

Sementara itu, ketika ditanya apakah cek fisik termasuk mengecek kemungkinan adanya tato di pinggul Luna Maya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Ito Sumardi hanya tersenyum.

“Ya kita lihat saja nanti saat dilakukan cek fisik,” cetus jenderal bintang tiga itu tersenyum saat ditanya para wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/6). .

Uji fisik itulah yang nanti akan membuktikan apakah Ariel, Cut Tari, dan Luna merupakan para pemain dalam video-video itu atau tidak. “Satu langkah lagi, maka pelakunya bisa terbukti,” ujar Roy.

Salah satu ciri fisik perempuan dalam video itu, yang disebut mirip Luna adalah tato yang terdapat di pinggul sebelah kiri. Menurut Roy, hal itu juga yang akan dibuktikan oleh polisi nanti.

“Jadi, bukan kompetensi saya juga untuk memeriksa tato. Ahli telematika itu tugasnya bukan memeriksa tato atau lekukan wajah. Itu polisi nanti. Saya hanya menganalisis rekaman,” tandasnya.

Sementara itu, setelah melakukan analisis, Didin mengaku sudah mengantongi siapa pelaku sebenarnya dalam adegan di video mesum itu. Namun, ia tak mempunyai kewenangan untuk membeberkan nama-nama itu kepada publik.

Menurutnya, pihak polisi yang mempunyai wewenang untuk membeberkan pelaku bintang video porno tersebut. “Biar polisi nanti yang menyampaikan, tapi ada beberapa yang bisa dilakukan untuk membuktikannya,” tuturnya.

Selain memakai jasa Roy Suryo dan Didin sebagai saksi ahli telematika, ahli reka wajah dan pelacakan (tracing) wajah juga akan diturunkan oleh Mabes Polri untuk mencari tahu apakah pemeran di video itu benar Ariel, Luna dan Tari atau bukan.

Kabreskrim Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, kepolisian berkomitmen mengungkap soal video asusila tersebut. Namun, pihaknya tetap bersikap hati-hati dalam mengungkap jati diri para pelaku dan pengedar.

“Kita tidak hanya meminta pendapat ahli telematika Roy Suryo, tapi juga ahli reka wajah dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan ahli tracing wajah. Jadi, harus betul-betul akurat,” ujar Ito.

Ito meminta semua pihak bersabar hingga proses penyelidikan selesai dilakukan. Soal pernyataan bahwa video asusila tersebut dibuat pada tahun 2006 dan 2007, Ito enggan berkomentar. “Mari kita tunggu dulu penyelidikan, ya,” ujarnya singkat.

Terkait pemeriksaan lanjutan terhadap Luna dan Ariel serta Cut Tari, Ito mengatakan, hal tersebut akan dilakukan pada pekan ini. Ito tidak menyebutkan persis harinya namun diperkirakan pada Jumat (18/6) besok.

Di sela-sela Rapat Kerja Komisi I DPR dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi di gedung DPR kemarin, Roy mengungkapkan bahwa pengunggahan (upload) video itu pertama kali sehingga tampil dan tersebar di internet dilakukan dengan menggunakan perangkat mobile. Pengunggahan pertama dilakukan di Bandung, daerah asal Ariel.nkcm/jbp/yat

0 Response to "POLISI AKAN CEK TUBUH ARIEL LUNA DAN CUT TARI"