JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum mengetahui adanya diagnosa amnesia atau gangguan memori berat, Nunun Nurbaeti saksi kunci skandal suap cek perjalanan senilai Rp 24 miliar kepada sejumlah anggota DPR periode 1999-2004, ternyata sudah sempat alami serangan stroke.
"Pada 25 Juni 2009, sekitar jam 6 sore, Ibu Nunun terserang stroke. Multiple infact berat, yang terserang saraf sebelah kiri. Ada bukti MRA-nya. Setelah stroke terus terjadi memory decline, intelektual turun, dan memori sangat rusak," kata Dr. Andreas Harry, Sp.S (K), ahli neurologi yang adalah dokter pribadi Nunun Nurbaeti ketika ditemui Kompas.com di RS Gading Pluit, Jakarta, Rabu (7/4/2010) kemarin.
Lebih lanjut Andreas menjelaskan, pada 3 April 2010 secara resmi Nunun didiagnosa menderita amnesia yang menjurus kepada dementia-alzheimer. Penilaian ini berdasarkan hasil pemeriksaan Andreas, sekaligus hasil tes saraf Nunun di sebuah rumah sakit di Singapura.
Karena alasan amnesia itu pula, Nunun telah dua kali tak memenuhi panggilan untuk bersaksi di sidang pengadilan Tipikor. Berdasarkan keterangan sang dokter, saat ini Nunun sedang berada di Singapura untuk menjalani psikoterapi guna mencegah terjadinya gangguan memori yang semakin parah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Ternyata, Nunun Sempat Terserang Stroke Kamis, 8 April 2010 | 09:13 WIB"
Post a Comment